History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

40% Masyarakat Puas Atas Program Pendidikan Kesetaraan Gender

  • 09 March, 2019
  • 譚雲福
40% Masyarakat Puas Atas Program Pendidikan Kesetaraan Gender
Kesetaraan Gender dalam hal masa kerja

(Taiwan, ROC) – Tahun ini tanggal 8 Maret adalah hari perempuan sedunia, Yayasan Wanita Modern pada hari Jumat tanggal 8 Maret kemarin mengumumkan sebuah hasil jajak pendapat, tertera 85% masyarakat beranggapan bahwa kesetaraan gender antara kaum pria dan wanita adalah hal yang diperlukan, namun jika bertanya lebih lanjut berkenaan dengan masalah gaji yang diterima oleh kaum pria, apakah lebih tinggi dibandingkan dengan kaum perempuan, termasuk dalam hak kuasa, masyarakat yang tidak sependapat dengan pernyataan demikian terlihat turun hingga 70%, dari sini dapat terlihat adanya kerancuan dalam hati masyarakat pada umumnya tentang masalah hak kesetaraan gender. Dalam jajak pendapat juga disebutkan jika ada 40% masyarakat yang puas akan kinerja dan program pemerintah berkenaan dengan pengusungan topik kesetaraan gender, namun ada sebanyak 32% yang menyatakan masih tidak puas. Pihak Yayasan Wanita Modern berpendapat, masih ada ruang untuk berkembang dalam hal pengusungan program terkait.

Yayasan Wanita Modern melakukan jajak pendapat tersebut dengan mengambil sampel contoh dari masyarakat dalam negeri yang berusia di atas 20 tahun. Dari jajak pendapat terlihat ada sebanyak 85% berpendapat jika hak yang diperoleh kaum pria sama dengan hak yang diperoleh kaum perempuan, ada sebanyak 77% yang tidak setuju jika upah gaji kaum pria lebih tinggi dari kaum perempuan, sementara ada sebanyak 75% yang tidak menyetujui jika kaum pria sewajarnya mendapatkan kuasa yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita, dan ada sebanyak 70% masyarakat yang tidak merasa jika kaum pria lebih cocok menjadi seorang pemimpin dibandingkan dengan kaum perempuan.

Chairperson dari Yayasan Wanita Modern Tina Pan menyebutkan pada umumnya dapat terlihat jika mayoritas masyarakat memiliki pemahaman yang standar terhadap masalah kesetaraan gender, namun jika menganalisa lebih mendalam dapat ditemukan jika masih banyak terjadi hal yang rancu dalam melihat hal ini, bahkan masih ada 20% masyarakat yang berpendapat jika kaum pria lebih cocok menjadi seorang pemimpin dibandingkan dengan kaum wanita, serta sewajarnya mendapatkan upah gaji yang lebih tinggi.

Tina Pan mengatakan, “Pandangan subjektif seperti demikian, jika dibandingkan dengan kenyataan yang sesungguhnya di lapangan, maka saya pikir untuk hal ini, kita sebenarnya masih memiliki ruang untuk melakukan perbaikan, namun kami merasa kondisi yang ada saat ini memang masih terdapat jeda yang cukup besar.”

Dari jajak pendapat ditemukan ada 13% masyarakat yang berpendapat jika dirinya sempat mendapatkan perlakukan yang tidak adil saat berada dalam ruang lingkup pekerjaan, hal ini disebabkan karena perbedaan upah gaji yang diterima oleh masing-masing karyawan, hal kedua yang juga kerap ditemukan adanya diskriminasi terhadap masalah gender adalah dalam masalah promosi naik jabatan dan yang ketiga adalah misi dari pekerjaan yang diserahterimakan dari atasan kepada karyawan.

Jika melihat secara keseluruhan reaksi masyarakat terhadap kinerja program kerja yang dilakukan oleh pemerintah, ada 40% yang menyatakan puas, ada 32% yang menyatakan tidak puas dan ada 28% yang tidak memberikan jawaban.

Yayasan Wanita Modern menjelaskan jika jajak pendapat tersebut dilakukan pada akhir bulan Januari, dengan mengikutsertakan sebanyak 1.072 koresponden, persentase kepercayaan mencapai 95%, dan indeks kesalahan mencapai 3%.

Komentar

Terbarumore