(Taiwan-ROC) -- Presiden Tsai Ing-wen hari Jumat (8/3) pagi menemui anggota Federasi Kebidanan dan Kandungan Internasional. Presiden secara khusus mengucapkan terima kasih pada Federasi Kebidanan dan Kandungan Taiwan (Taiwan Association of Obstetrics and Gynescology) yang selama ini merawat kesehatan ibu dan anak, memberikan saran masukan yang sangat berharga bagi pemerintah Taiwan, serta membawa medis Taiwan mengarah ke internasional. Presiden Tsai menegaskan, pemerintah memberikan dukungan pada para dokter, selain terus memerankan perannya dalam dunia medis, merevisi kebijakan untuk memperbaiki kesejahteraan ibu dan anak, juga akan secara bertahap dan rasional menyesuaikan pemanfaatan asuransi kesehatan dalam kebidanan dan kandungan.
Hari ini 8 Maret adalah Hari Perempuan Internasional, Presiden Tsai Ing-wen pagi tadi menemui angota Federasi Kebidanan dan Kandungan Internasional Taiwan, dan pada kesempatan ini Kepala Negara secara khusus menyampaikan terima kasih atas 3 hal.
Yang pertama adalah Presiden berterima kasih atas perawatan yang diberikan Federasi Kebidanan dan Kandungan Taiwan pada kesehatan kaum ibu dan anak. pemimpin negara mengemukakan, tingkat kematian ibu melahirkan di Taiwan pada tahun 2017 hanya 0,0088%, beliau secara khusus mengucapkan terima kasih atas perawatan kesehatan ibu anak yang diberikan selama bertahun-tahun ini, dan berkomitmen untuk mempelajari kedokteran reproduksi.
Presiden Tsai juga berterima kasih pada Federasi Kebidanan dan Kandungan Taiwan yang telah memberikan saran yang sangat berharga. Beliau mengemukakan, sejak Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan dan Federasi Kebidanan dan Kandungan Taiwan bersama-sama mempromosikan program pertolongan kecelakaan melahirkan pada tahun 2016, memperbaiki hal-hal terkait dengan dunia medis, sekolah dan rumah sakit kebidanan dan kandungan, ini merupakan sebuah kabar baik. Selain itu Presiden juga mengucapkan banyak terima kasih pada federasi ini yang telah membawa medis Taiwan berjalan ke arah internasional.
Presiden juga menekankan, dokter kebidanan dan kandungan yang berdiri di baris terdepan, tentu saja pemerintah akan mendukung para dokter ini, di masa medatang juga akan secara bertahap dan rasional melakukan penyesuaian tingkat penggunaan manfaat asuransi kesehatan dalam kebidanan dan kandungan.
Pemimpin negara membeberkan, sejak dulu Taiwan berkomitmen untuk melindungi hak kaum perempuan dan anak serta menjaga hak asasi perempuan internasional, Taiwan dengan target dunia yaitu Pembangunan Berkesinambungan 2030 yang dicanangkan Persatuan Bangsa-bangsa, Taiwan akan dengan agresif mempromosikan kesetaraan gender, dan meningkatkan kemampuan hak kaum ibu dan perempuan, berupaya keras bagi pengembangan yang lebih baik bagi kaum perempuan dan kebidanan. beliau juga berharap federasi akan terus bersuara bagi Taiwan di kancah internasional.