History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Sengketa Ganti Rugi Pembangunan PLTN No 4 Capai US$ 158 juta

  • 06 March, 2019
  • 譚雲福
Sengketa Ganti Rugi Pembangunan PLTN No 4 Capai US$ 158 juta
Sengketa Ganti Rugi Pembangunan PLTN No 4 Capai US$ 158 juta

        (Taiwan, ROC) – Berkenaan dengan penyegelan pabrik PLTN No 4, berujung dengan persengketaan masalah ganti rugi pembatalan kontrak kerja antara pihak Taipower dengan perusahaan General Electric dari Amerika. Pihak perusahaan GE mengajukan tuntutan terhadap Taipower melalui Chinese International Economic Cooperation Association atau CIECA. Setelah melalui proses penyelidikan selama 3 tahun lamanya, CIECA memutuskan bahwa pihak Taipower harus membayar biaya ganti rugi kepada perusahaan GE sebesar US$ 158 juta. Menteri Perekonomian Shen Jong-chin saat menerima wawancara dari media radio pada hari Rabu tanggal 6 Maret menyampaikan bahwa keputusan tersebut tidak akan mempengaruhi keuangan Taipower, karena pihak Taipower pada tahun 2014 dan 2015, telah mengajukan dana anggaran biaya ganti rugi tersebut, termasuk biaya untuk kerugian lainnya akibat penghentian pembangunan PLTN No 4.

        Shen Jong-chin menyebutkan bahwa penyegelan PLTN No 4 dilakukan pada masa kepemerintahan Ma Ying-jeou, dan penyegelan tersebut diumumkan oleh Perdana Menteri Jiang Yi-huah kala itu. Pihak Taipower akan menghormati keputusan yang diambil dan juga telah menerima semua konsekuensinya, sehingga penilaian final diserahkan kepada khalayak umum.

        Taipower pada hari Selasa tanggal 5 Maret kemarin menjelaskan bahwa perkara gugatan dengan perusahaan GE telah berjalan selama 3 tahun. Jika Taipower menerima hasil keputusan, maka diprediksi paling telat bulan Juni yang akan datang, harus membayar uang ganti rugi senilai US$ 158 juta. Namun Taipower menegaskan sangat menyayangkan hasil keputusan yang diambil, dan pihaknya akan terus melakukan diskusi dengan tim pengacara yang ada, untuk memastikan apakah akan menerima hasil keputusan atau tidak.

        Taipower menegaskan untuk sementara masih menunda pembayaran biaya ganti rugi, dikarenakan perusahaan GE masih belum melengkapi dokumen pengajuan biaya ganti rugi yang ada, dan masih ada beberapa pokok masalah yang masih belum sesuai dengan kontrak yang ditandatangani sebelumnya. Meskipun pihak Taipower telah berulang kali memberitahukan hal tersebut kepada perusahaan GE, namun belum diakui dan diperbaiki.

        Adapun hasil keputusan tersebut, tidak akan mempengaruhi masalah pemeliharaan PLTN No 4, termasuk masalah manajemen dan kerugian lainnya.

Komentar

Terbarumore