(Taiwan, ROC) – New Power Party pada hari hari Jumat tanggal 1 Maret kemarin menyelenggarakan serah terima ketua partai, Chiu Hsien-chih mengambil alih tongkat ketua partai dari tangan Huang Kuo-chang, dengan demikian dari posisi sebelumnya di belakang layar sekarang resmi berdiri di atas panggung, mengemban tugas sebagai ketua partai.
Bagaimana jangkar untuk perkembangan masa depat partai ini, Chiu Hsien-chih mengemukakan, New Power Party akan berdasarkan landasan dasar lamanya yaitu “Keadilan dan kebenaran” meraih normalisasi status nasional Taiwan, agar kehidupan para pekerja Taiwan dapat terjunjung, mempromosikan reformasi keadilan, mewujudkan kesetaraan gender dan lainnya ; Chiu Hsien-chih secara khusus mengungkit hak pekerja, menekankan kalau partainya merupakan sandaran kokoh bagi kaum rentan dalam masyarakat sosial.
Terkait tahun 2020 merupakan tahun pemilihan umum presiden dan legislator, Chiu Hsien-chih juga menyampaikan, kali ini memiliki peluar besar suara pemilu dan kursi legislator, lebih lanjut ia kemukakan, sebelumnya Partai Progresif Demokratik (DPP) meraih separuh lebih kursi legislator, tetapi banyak hal yang tidak terselesaikan. Chiu membeberkan, keunggulan dari New Power Party adalah terlebih dulu mencari pemikiran sama untuk meraih kursi legislator, sedangkan bulan Maret ini akan membentuk “Komite Pemilihan Umum” untuk membahas lebih lanjut terkait pemilu, termasuk legislator daerah, legislator non-divisi, dan apakah akan mengusulkan presiden dan wakil presiden.
Chiu Hsien-chih mengatakan, “Bulan ini kami berharap dapat membentuk tim penyeleksian untuk menangani masalah ini. Masalah ketiga adalah untuk bagian kepresidenan juga akan dibahas. Kekuatan masa bisa menyebutkan kandidat presiden. Karena pemilu terakhir telah melewati ambang pintu, saya belum mendengar suara usulan presiden di partai.”
Chiu Hsien-chih mengemukakan kalau Huang Kuo-chang adalah kartu AS New Power Party, di masa mendatang, ia juga harus memikul tanggung jawab yang berat. Oleh karena itu, ia akan mencoba memikirkannya.