(Taiwan, ROC) – Angkatan bersenjata nasional Taiwan kembali menggelar program latihan tempur Han Kuang tahunan, yang mana tahun ini telah memasuki latihan ke 35. Kali ini yang menjadi pusat perhatian adalah digelarnya latihan persiapan lepas landas untuk pesawat tempur dengan berkondisikan situasi saat perang di jalur lepas landas di kawasan Changhwa.
Kepala kantor strategi perang Kementrian Pertahanan dan Keamanan atau MND, Ye Gou-hui pada hari Rabu tanggal 27 Februari menyampaikan bahwa setelah selang 5 tahun berlalu, angkatan bersenjata nasional kembali melakukan latihan perang untuk pesawat tempur dengan kondisi lepas landas, yang dimaksudkan untuk memadukan jalan umum dengan kekuatan angkatan udara yang ada. Kini tengah diprogramkan 3 buah pesawat tempur, dan pesawat jenis E-2K.
Ye Gou-hui mengatakan, “Setiap selang waktu tertentu, kami akan memadukan jalan umum untuk diikutsertakan dalam salah satu bagian latihan. Oleh karena itu, kami mempertimbangkan pentingnya memanfaatkan beberapa jalan untuk menjadi jalur lepas landas pesawat, sehingga dapat dipergunakan takkala terjadi perang. Tentu saja, angkatan udara juga telah meminta bantuan pengawasan kepada instansi terkait setempat, kami akan menyelaraskan waktu latihan untuk lepas landas, yang tentu saja menjadi bahan pertimbangan kami yang utama di saat persiapan perang.”
Ye Gou-hui selanjutnya menyampaikan bahwa latihan militer Han Kuang tahunan juga mencoba mengimplementasikan persiapan pertahanan diri, memperkuat armada kekuatan angkatan laut, memadukan kekuatan dalam pertahanan pantai saat menghadapi serangan dari musuh, melakukan pengecekan kembali terhadap kekuatan perang yang kurang seimbang dan mengupayakan perpaduan kekuatan seluruh masyarakat. Adapun paduan dengan kekuatan masyarakat adalah bagian yang baru dalam latihan perang, maka tentu saja menjadi pusat perhatian. Ye Gou-hui menjelaskan bahwa menggunakan bantuan masyarakat dalam memberikan bantuan pertolongan penggunaan jalan umum, memadukan kekuatan dari perusahaan jasa telekomunikasi lokal, juga menjadi bagian penting dalam latihan militer Han Kuang kali ini.
Ye Gou-hui mengatakan, “Stasiun telekomunikasi yang tetap, mudah menjadi serangan dan dihancurkan oleh musuh, namun stasiun pemancar yang dimiliki oleh Chunghwa, apakah dapat kami pergunakan, kami akan melakukan diskusi dengan mereka. Adapun rangkaian stasiun yang dimiliki oleh mereka bagaikan jaringan sarang lebah, sehingga sulit diruntuhkan oleh lawan. Angkatan bersenjata yang memiliki ragam sistem militer, jika ada yang mengalami kerusakan, maka dipertimbangkan untuk melakukan paduan dengan pihak Chunghwa.”
Namun latihan militer Han Kuang yang akan digelar pada tanggal 27 hingga 31 Mei mendatang, akan menggunakan angkatan militer yang sebenarnya, pihak MND akan melakukan percobaan penggunaan fasilitas komputerisasi pada tanggal 22 hingga 26 April mendatang, guna memperkuat kekuatan tempur lebih awal.