History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kemenhan: Daratan Tiongkok Masih Memberikan Tekanan Militer Kepada Taiwan

  • 25 February, 2019
  • 鄭蕙玲
Kemenhan: Daratan Tiongkok Masih Memberikan Tekanan Militer Kepada Taiwan
Menhan Yen Teh-fa

(Taiwan, ROC) Menteri Pertahanan Yen Teh-fa (嚴德發) pada hari Senin (25/2) memberikan laporan penjelasan dalam sidang komite diplomasi dan pertahanan Yuan Legislatif dan ia menyampaikan, selain militer Daratan Tiongkok meningkatkan pertahanannya, juga terus melanjutkan latihan militer, pada awal tahun ini masih menegaskan “tidak membatalkan tekanan militer kepada Taiwan”, hal ini menunjukkan kondisi tetap seperti sedia kala, pihak Daratan Tiongkok tetap memberikan tekanan militer kepada Taiwan, militer Taiwan akan terus meningkatkan kemampuan pertahanan dan memonitor situasi perkembangan internasional, tetap bersiaga menjaga stabilitas nasional.

Dalam laporan yang disampaikan, total anggaran investasi militer tahun ini mencapai 89,8 milyar NTD, akan dilanjutkan dengan pengadaan helikopter terbaru, pesawat tempur F-16A/B, peluru kendali Stinger serta mempersiapkan sistem pertahanan jarak pendek, penelitian pengembangan mobil artileri 105KM dan rancangan proyek landasan pacu pesawat terbang.

Berkaitan dengan pemerintah mempromosikan kebijakan pertahanan nasional, lebih lanjut dilaporkan agenda pembuatan Advanced Jet Trainer (AJT) dan kapal selam produksi nasional. Prototipe dari Advanced Jet Trainer (AJT) akan diluncurkan pada bulan September 2019, diprakirakan akan diterbangkan pada bulan Juni tahun depan, dan menargetkan transaksi 66 kapal pada tahun 2026, sementara untuk kapal selam produksi nasional, selain akan melanjutkan pembuatan kapal laut militer, untuk kapal selam pertama dijadwalkan akan diserah terima pada tahun 2025.

Menteri Pertahanan Yen Teh-fa mengatakan, “Tahun 2016 hingga tahun 2019 sudah mulai secara bertahap mengaktifkan 7 perencanaan yang terdiri dari pembuatan kapal selam produksi nasional, kapal angkut amfibi, produksi massal kapal selam berkemampuan tinggi, minelayer, Auxiliary Submarine Rescue Ship (ASR-II), Micro-class missile assault boat dan kapal patroli rudal (Zhenhai plan), diantaranya produksi nasional kapal selam setelah dimulai bulan Maret 2017, telah menyelesaikan 3 tahapan kerja baik persiapan, desain konsep dan desain awal, diprakirakan pada tahun ini akan menyelesaikan rancangan kontrak dan pengadaan konstruksi proyek ini serta target penyerahan kapal selam dijadwalkan akan diselesaikan pada tahun 2025 mendatang.”

Di bawah kebijakan Kementerian Pertahanan menggerakkan penelitian ilmiah industri, Kemenhan juga menetapkan aturan pengembangan industri pertahanan nasional, guna pengembangan dan pemeliharaan amunisi serta perlengkapan senjata, serta mendukung pengusaha ikut berinvestasi dalam rantai pasokan industri pertahanan.

Komentar

Terbarumore