History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Peristiwa pertikaian berdarah di atas kapal nelayan menewaskan dua ABK

  • 21 February, 2019
  • 陳志勇
Peristiwa pertikaian berdarah di atas kapal nelayan menewaskan dua ABK
Peristiwa pertikaian berdarah di atas kapal nelayan

(Taiwan, ROC) - Peristiwa pertikaian berdarah di atas kapal nelayan kembali terjadi. Kali ini, insiden terjadi di atas kapal penangkap tuna “Wen Sheng” berbendera Donggang, Pingtung,  Taiwan selatan.

Menurut Direktorat Jenderal Perikanan di bawah Dewan Pertanian (COA), pertikaian yang berawal antar dua ABK asal Filipina itu mengakibatkan salah satu darinya meninggal. Seorang ABK Indonesia meninggal dan enam hilang setelah dipaksa melompat ke dalam laut, dan lima lainnya diselamatkan. Saat ini, masih ada 10 awak di atas kapal, termasuk tiga ABK Taiwan.

Kapal Wenpeng berangkat dari Mauritius menuju timur laut Samudera Hindia pada pukul 1:44 dini hari Rabu, 20 Februari. Dalam kapal ada 10 ABK asal Filipina dan 11 ABK asal Indonesia, sementara tiga awak kapal dari Taiwan terdiri dari kapten, kepala mesin kapal dan juru pengamat dari Dirjen Perikanan.

Merujuk pada laporan dari kapten, seorang ABK Filipina menyerang rekannya sendiri, satu meninggal dan satu luka parah, sementara ABK lainnya dipaksa melompat ke laut.

Dirjen Perikanan menegaskan telah berupaya untuk memberikan pertolongan dengan meminta kapal nelayan di sekitar untuk segera menuju lokasi. Korps Pengawas Lepas Pantai juga telah mengutus kapal penolong untuk memberikan bantuan, tapi diprediksi membutuhkan 13 hari untuk tiba di lokasi.

Komentar

Terbarumore