History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

58 warga Taiwan ditangkap atas dugaan bekerja secara ilegal di Filipina

  • 21 February, 2019
  • 陳志勇
58 warga Taiwan ditangkap atas dugaan bekerja secara ilegal di Filipina
Ilustrasi (Pixabay)

(Taiwan, ROC) - Lima puluh delapan warga Taiwan ditangkap atas dugaan bekerja secara ilegal ketika polisi Filipina melaksanakan pemeriksaan darurat di suatu perusahaan teknologi network, demikian dikonfirmasi Kantor Ekonomi dan Budaya Taipei (TECO) selaku kantor representatif Taiwan di Manila pada hari Rabu, 20 Februari.

Menurutnya, warga Taiwan yang terdiri dari 30 lelaki dan 28 perempuan itu ditahan di markas besar Biro Imigrasi, bersamaan dengan sejumlah warga Tiongkok yang juga ditangkap dalam aksi pemeriksaan darurat tersebut.

Polisi Filipina secara keseluruhan menahan 276 warga asing atas dugaan bekerja secara ilegal di perusahaan yang mengelola bisnis perjudian online. Dokumen travel dan status imigrasi mereka sedang diverifikasi, tutur Fortunato Manahan Jr., Ketua Divisi Intelijens di bawah Biro Imigrasi.

“Mayoritas dari yang ditahan tidak memiliki dokumen resmi dan tidak mampu mengajukan bukti atas status mereka di Filipina, maka akan dideportasi andaikata dipastikan bekerja tanpa izin atau visa,” kata Manahan.

Sementara itu, menurut pejabat TECO yang melawat warga Taiwan yang ditahan, semua dari 58 warga Taiwan yang ditahan tidak tergolong dalam kategori yang dimaksudkan.

Beberapa darinya mengatakan bahwa pihak perusahaan sedang dalam proses memohon visa kerja bagi mereka, dan ada yang mengklaim bahwa mereka telah memiliki visa tapi dokumen bersangkutan berada di tangan pihak perusahaan, yang sedang dalam proses memohon perpanjangan visa.

TECO menegaskan, pihak Filipina telah diminta untuk melaksanakan investigasi secara adil untuk melindungi hak legal warga Taiwan di Filipina.

Komentar

Terbarumore