(Taiwan, ROC) – Mantan Presiden Ma Ying-jeou pada hari Rabu tanggal 6 Februari mendatangi Kabupaten Miaoli dan mengikuti upacara sembahyang leluhur keluarga besar Marga Ma. Kedatangan Ma Ying-jeou juga mendapat sambutan yang hangat dari masyarakat setempat. Dalam kata sambutannya, Bupati Hsu Yao-chang meminta Ma Ying-jeou untuk dapat kembali memimpin Taiwan dan meminta dukungan dari seluruh masyarakat. Ma Ying-jeou terlihat menjawab kata sambutan bupati dengan senyuman.
Masyarakat setempat telah berkumpul sedari awal untuk menantikan kedatangan Ma Ying-jeou dan juga menerima kartu ucapan Tahun Baru Imlek. Ma Ying-jeou sendiri, selain membagikan kartu ucapan, juga memberikan kesempatan bagi warga untuk mengambil foto selfie bersama, tanda tangan dan tidak menolak permintaan apapun dari warga setempat.
Sejak Ma Ying-jeou menjabat sebagai Menteri Kehakiman, Walikota Taipei dan Presiden, telah mengikuti upacara sembahyang leluhur sebanyak 22 kali, kecuali pada saat renovasi altar leluhur pada tahun lalu, sehingga dihentikan penyelenggaraannya satu kali, yang turut memberikan rasa kecewa bagi masyarakat setempat. Sehingga pada tahun ini saat upacara kembali digelar, mendapat sambutan yang hangat dari masyarakat.
Ma Ying-jeou menyampaikan bahwa saat dirinya pertama kali menginjakkan kaki masuk ke dalam rumah altar keluarga marga Ma di tahun 1993, dirinya baru menyadari jika seluruh warga di dusun setempat semua bermarga Ma.