History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Sambut Tahun Babi, Pakar Pelestarian Lingkungan : Selamatkan Bumi dengan Kurangi Makan Babi

  • 06 February, 2019
  • 譚雲福
Sambut Tahun Babi, Pakar Pelestarian Lingkungan : Selamatkan Bumi dengan Kurangi Makan Babi
Sambut Tahun Babi, Pakar Pelestarian Lingkungan : Selamatkan Bumi dengan Kurangi Makan Babi

(Taiwan, ROC) - Pekan ini seluruh masyarakat Tionghua dunia menyambut tahun baru Imlek yang tahuni ini merupakan tahun dengan lambang hewan babi, aktivis pencinta lingkungan mengimbau masyarakat Tionghua untuk mencintai bumi ini dengan mengurangi makan daging babi.
Konsumsi daging babi di Daratan Tiongkok jauh lebih tinggi dibandingkan dengan negara lainnya, bahkan mencapai separuh dari jumlah konsumsi global, dari dumpling, osengan sayur sampai ke shabu-shabu, hampir semuanya memerlukan daging babi.
Ini merupakan salah satu alasan mengapa Daratan Tiongkok menjadi penghasil emisi gas rumah kaca terbesar yang mempengaruhi pemanasan iklim. Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian Amerika Serikat (FAO), peternakan menyumbang 14,5% dari emisi gas rumah kaca global.
Kepala Iklim Daratan Tiongkok bertempatkan di WildAid Amerika Serikat, Jen Leung menyampaikan, apabila masyarakat Daratan Tiongkok dapat mengurangi separuh dari jumlah konsumsi daging babinya maka dapat mengurangi 10% dari emisi gas rumah kaca mereka untuk 10 tahun mendatang.
Orang Tionghoa yang menggunakan simbol hewan untuk 12 Shio, di mana setiap tahun dilambangkan dengan 1 hewan yaitu tikus, kerbau, macan, kelinci, naga, ular, kuda, kambing, monyet, ayam, anjing dan babi. Tahun yang baru ini dilambangkan dengan babi.
Pakar Thomson Reuters Foundation mengemukakan, bisa mencoba untuk mengurangi makan daging babi untuk menghormati tahun babi ini.
“Green Monday” yaitu organisasi pelestarian lingkungan Hongkong yang mempromosikan untuk makan vege setiap hari Senin, kepala bagian promosi, Alvin Lee menyampaikan, kepercayaan tradisional beranggapan beranggapan untuk tidak menyantap hewan di tahun yang dilambangkan dengan hewan tersebut, dengan demikian baru dapat membawa keberuntungan. Untuk itu di tahun babi lebih baik tidak makan daging babi. Namun ia juga menegaskan, yang lebih penting lagi adalah penyelesaian keamanan makanan dan mengurangi pemanasan iklim global, ia menunjuk pada terakhir ini merebak wabah flu babi Afrika di Daratan Tiongkok.
Organisasi Hak Hewan (People for the Ethical Treatment of Animals /PETA) pada Weibo Daratan Tiongkok juga meluncurkan aktivitas tidak makan babi di tahun babi #PigYearDontEatThem
Wakil Ketua PETA, Jason Baker menyampaikan, “Industri peternakan telah mengakibatkan gas emisi rumah kaca lebih tinggi dari semua sistem transportasi di dunia.” Namun pakar juga menyampaikan, berhubungan dengan konsumsi daging merupakan simbol kekayaan dan posisi seseorang atau keluarga di masyarakat Daratan Tiongkok, untuk itu keinginan agar masyarakat Daratan Tiongkok tidak makan daging babi dalam waktu dekat ini sepertinya sulit.

Komentar

Terbarumore