(Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan munculnya rumor tentang perubahan proyek investasi perusahaan Foxconn di Amerika, Presiden Amerika Serikat Donald Trump segera melibatkan diri dan melakukan diskusi dengan Terry Kuo. Perusahaan Foxconn pada tanggal 1 Februari memberikan pernyataan kepada publik, bahwa proyek pembangunan pabrik papan panel level 6 di Wisconn Valley akan terus dilanjutkan.
Sebelumnya, Donald Trunmp melalui akun twitternya juga mengakui jika dirinya telah melakukan diskusi dengan Terry Kuo. Trump menyebutkan kelanjutan program investasi Foxconn di Amerika adalah sebuah berita yang baik.
Rumor adanya perubahan sikap berkenaan dengan investasi Foxconn di Amerika, telah menjadi bahan diskusi dan pembicaraan di berbagai media internasional. Pihak media Amerika, CNBC melaporkan jika Foxconn tengah mengatasi krisis yang terjadi, sementara masuknya Donald Trump, yang sekaligus melakukan pembicaraan dengan Terry Kuo, berakhir dengan paparan yang berbeda dengan rumor sebelumnya.
Merujuk kepada laporan CNBC, dalam pers rilis yang dikeluarkan oleh Foxconn kepada media menyebutkan jika perusahaan telah melakukan musyawarah dengan Istana Putih, dimana Donald Trump juga telah melakukan pembicaraan pribadi. Perusahaan Foxconn yang tengah menggagas proyek investasi pabrik papan panel level 6, akan menjadikan Wisconn Valley sebagai markas pusat. Sehubungan dengan investasi yang dilakukan di Wisconn Valley, berkategori pabrik manufaktur dengan teknologi terbaru, yang mana akan menjadi Pusat Teknologi Inovatif Terbaru.
Foxconn menjelaskan usai perusahaan melakukan berbagai pengkajian dan pertimbangan, maka pembangunan pabrik papan panel di Wisconn Valley adalah yang terbaik. Foxconn juga akan terus mengkaji dan memperluas investasi di sekitarnya, sehingga proyek investasi yang ada saat ini jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya. Semua ini dilakukan guna melindungi perusahaan Foxconn, pegawai, lingkungan setempat dan keberlangsungan Wisconsin di masa yang akan datang.
Pada akhir bagian pers rilis, Foxconn juga memberitahukan jika pihaknya akan memperluas program pembangunan SDM di Amerika.