(Taiwan, ROC) --- Presiden Tsai Ing-wen pada Selasa (29/1) mendatangi kamp militer Cheng Gong Hill, untuk memberikan semangat dan pembinaan kepada para perwira. Sesaat Kepala Negara tiba, Beliau langsung menyaksikan pelatihan penembakan oleh pasukan, kemudian diikuti dengan kegiatan makan siang bersama.
Dalam pidatonya, Kepala Negara mengemukakan menyambut datangnya perayaan Tahun Baru Imlek, dirinya telah berkunjung ke beberapa kamp militer di Taiwan. Dalam kunjungan tersebut, Presiden Tsai diketahui beberapa kali memberikan semangat kepada tentara nasional. Selain itu, Beliau juga ingin memastikan apakah setiap perwira telah menerima apa yang seharusnya telah direformasikan.
Presiden Tsai Ing-wen menambahkan guna untuk menghadapi ancaman militer yang tidak menentu, ia memerintahkan kepada Kementerian Pertahanan untuk meningkatkan keamanan di bagian timur Taiwan dan memprioritaskan perlindungan terhadap serangan pesawat rudal. Oleh karena itu, Presiden Tsai pertama kali memilih untuk berkunjung ke Hualien. Berikutnya adalah kawasan Bade Taoyuan. Dalam kunjungan kali ini, Kepala Negara menyaksikan langsung aksi tanggap bencana oleh pasukan militer setempat, kemudian mengunjungi Chungshan Institute of Science and Technology (NCSIST) untuk memeriksa kemajuan dari produksi rudal. Perjalanan kali ini, Presiden Tsai Ing-wen pun memilih Pangkalan Udara Taichung. Karena pangkalan udara ini merupakan markas pejuang IDF. Mesin pelatihan tingkat nasional yang tengah dikembangkan oleh Presiden Tsai akan mengudara dari pangkalan ini.
Kepala Negara melanjutkan bergabung dengan tentara nasional merupakan pilihan yang tepat. Militer dapat memberikan peluang karir yang lebih menjanjikan untuk masa depan. Dengan bekerja keras dan keyakinan teguh, karir di militer merupakan profesi yang membangun.
Presiden Tsai menekankan bahwa dirinya memahami sosok tentara yang berkualitas merupakan kekuatan inti dari komando militer Taiwan. Ia juga berharap kemampuan profesional dari para personel dapat menjadi bagian utama dari pembangunan nasional. Melalui pelatihan yang intensif, semangat dari para tentara akan terbentuk dengan sempurna. Beliau juga meminta MND untuk mengembangkan keahlian pasukan militer, yang nantinya dapat diterapkan langsung di masyarakat.
Kepala Negara meminta para perwira dan personel untuk mengemban 3 tugas utama; meliputi pelatihan dengan cara yang lebih inovatif dan terbaru, serta menjaga kehidupan bagi tentara yang baru bergabung.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Pertama, tetap harus menerapkan pelatihan yang lebih baru dan dapat sesuai dengan tren yang tengah berkembang, serta mengasah keahlian dari para perwira yang baru saja bergabung. Kedua, di tengah pelatihan yang ketat dan serius, kita harus dapat menjaga kehidupan para personel kita. Buatlah para personel tersebut, menjadi penyemangatmu di masa mendatang”.
Selain itu, Kepala Negara juga meminta para perwira untuk memproyeksikan harapan dan motivasi mereka atas personel militer baru tersebut. Diharapkan semangat dan cerita yang menginspirasi dapat memberikan semangat bagi para tentara untuk mengemban tugas sebagai pelindung negara.