(Taiwan, ROC) – Tahun Baru Imlek akan segera tiba, Dewan Penanggulangan Bencana Kementrian Dalam Negeri atau National Fire Agency (NFA) pada hari Sabtu tanggal 26 Januari menyampaikan bahwa pihaknya selain telah melakukan inspeksi berkenaan dengan keselamatan ruang publik termasuk sarana dan prasarannya, NFA juga akan terus menjalankan tugasnya selama masa liburan Tahun Baru Imlek. Sehingga jika terjadi mara bahaya selama masa liburan, instansi terkait juga dapat segera melakukan antisipasi pencegahan dan pemberian pertolongan. Ditambah lagi, jika membutuhkan bantuan hingga ke tahapan yang lebih tinggi juga sangat memungkinkan, sehingga semua warga dapat lebih tenang dalam menikmati masa liburan tahun ini.
Banyak warga dalam negeri yang melakukan wisata ke luar negeri selama masa liburan kali ini, pihak NFA menjelaskan guna menjaga keberlangsungan fasilitas ruang publik secara aman dan lancar, pihaknya juga telah menghubungi seluruh jajaran pemadam kebakaran yang tersebar di berbagai daerah, mulai dari tanggal 1 November tahun lalu, hingga 1 Februari mendatang, untuk melakukan inspeksi keamanan dalam ruang, misalnya hotel penginapan, arena hiburan, mal dan supermarket, yang biasanya kerap dipenuhi oleh pengunjung. Setiap titik yang didapati memiliki kekurangan dalam hal keamanan, maka akan diberikan surat peringatan dan permintaan perbaikan sarana dan prasarana yang ada, hingga lolos uji.
Selain itu, seluruh jajaran pemadam kebakaran juga akan terus beroperasi, meningkatkan tugas pencegahan bencana, sehingga masyarakat dapat lebih tenang menikmati liburan tahun baru imlek.
Kepala Satuan Pencegahan Bencana NFA, Chow Wen-zhih mengatakan, “Semua jajaran siap mengamankan harta dan benda milik masyarakat, pihak NFA juga bekerjasama dengan Kantor Penanggulangan Bencana Yuan Eksekutif serta Pusat Pencarian dan Pertolongan Nasional Yuan Eksekutif, dengan mempersiapkan 21 personil setiap harinya selama 24 jam dalam bertugas, guna mendapatkan informasi yang lebih mendetail berkenaan dengan bencana. Selain itu, instansi terkait lainnya juga akan meningkatkan tugas persiapan pencegahan bencana, apabila sewaktu-waktu terjadi bencana, maka dapat segera mengantisipasinya, sekaligus memberikan bantuan pertolongan. Jika dibutuhkan, jajaran tingkat tinggi juga bisa diikutsertakan dalam tugas tersebut, dengan membentuk Pusat Pengendalian dan Antisipasi Bencana.”
Sehubungan dengan kebiasaan warga yang akan kembali pulang kampung saat menjelang Tahun Baru Imlek, maka kebutuhan penggunaan bahan bakar dan listrik juga akan ikut meningkat. Kementrian Dalam Negeri mengingatkan warga untuk dapat selalu waspada dalam penggunaan peralatan listrik rumah tangga, mematikan kompor gas jika hendak bepergian, memberikan ventilasi udara yang baik di sekitar tabung gas. Guna memperbaiki kondisi lingkungan akan masalah keracunan gas CO, pihak NFA beserta dengan instansi terkait pemerintah daerah lainnya, juga telah mempersiapkan dana anggaran sebesar NT$ 15.753.000, dengan memprogramkan pemberian subsidi perbaikan lingkungan dan peralatan gas bagi 4.500 keluarga, yang akan dimulai dari bulan Januari hingga April mendatang. Adapun dana subsidi ini akan diberikan terlebih dahulu bagi keluarga dengan latar belakang perekonomian skala menengah ke bawah.
Selain itu, berkenaan dengan tradisi masyarakat setempat selama perayaan Tahun Baru Imlek yang bermain petasan, pihak NFA juga akan memperketat pengawasan terhadap pabrik pembuat, gudang penyimpan dan tempat jualan, sehingga dapat mengurangi bahaya resiko. Selain itu, warga diimbau untuk dapat mengurangi penggunaan petasan dan menggunakan petasan yang lolos sensor, agar tidak menimbulkan bahaya bencana lainnya.