(Taiwan, ROC) – Dewan Pembangunan Nasional atau NDC pada hari Jumat tanggal 25 Januari merilis berita, sehubungan dengan pengumuman dari Heritage Foundation Amerika Serikat dan juga liputan berita yang ditayangkan di koran The Wall Street Journal, tentang Indeks Kebebasan Ekonomi 2019 (2019 Index of Economic Freedom). Dari 180 negara di dunia, Taiwan berada di urutan ke-10 tertinggi dunia, naik 3 peringkat dibandingkan tahun sebelumnya. Jika dibandingkan dengan 43 wilayah perekonomian di kawasan Asia, Taiwan berada pada urutan ke 5, lebih baik dibandingkan Jepang dan Korea. Adapun hasil penilaian yang dilakukan oleh Heritage Foundation sejak tahun 2008, maka performa ekonomi Taiwan kali ini adalah yang terbaik dalam catatan sejarah.
Pihak NDC menganalisa, sehubungan dengan perbaikan Undang-Undang Ketenagakerjaan pada awal tahun lalu, yang mana turut serta mempertimbangkan hak yang harus dimiliki oleh majikan maupun pekerja, sehingga telah mampu meningkatkan elastisitas lapangan pekerjaan yang ada. Kebebasan pekerja yang dicapai oleh Taiwan, mengalami perbaikan dengan bertambah 6 nilai, di mana semua hal tersebut juga menjadi faktor pendukung utama kenaikan indeks kebebasan ekonomi. Selain itu, ada beberapa hal yang juga turut mengalami perbaikan, antara lain hak barang kekayaan, efisiensi yudikatif, anggaran belanja pemerintah, perbaikan keuangan dan pemerintah, kebebasan mata uang dan kebebasan perdagangan.
Heritage Foundation mengapresiasi peraturan perekonomian yang jelas, sistim pasar terbuka yang dimiliki oleh Taiwan. Dengan berbagai kemudahan pertukaran barang dan uang, telah mampu meningkatkan aktivitas para perusahaan skala kecil dan menengah, sehingga mampu berkembang menjadi tulang punggung perekonomian Taiwan. Selain itu, dengan adanya struktur peraturan yang baik dan jaminan hak barang dan kekayaan penyandang disabilitas. Heritage Foundation juga memberikan nasihat kepada Taiwan untuk dapat mengurangi ketergantungan perekonomian terhadap Daratan Tiongkok, sehingga turut serta dapat meningkatkan daya saing dan keberlangsungan keterbukaan pasar perekonomian.
Pihak NDC menjelaskan jika pemerintah sendiri sangat aktif sejak akhir tahun lalu dalam menarik minat para pengusaha Taiwan untuk dapat kembali pulang dan melakukan investasi di Taiwan, dengan menyediakan satu loket pelayanan khusus yang dibutuhkan oleh para perusahaan, di mana memadukan berbagai pelayanan yang meliputi bidang tanah lahan, air dan listrik, sumber daya manusia, pajak dan keuangan.