History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MOFA: Taiwan Tidak Boleh Dikucilkan dari WHO

  • 23 January, 2019
  • 譚雲福
MOFA: Taiwan Tidak Boleh Dikucilkan dari WHO
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

(Taiwan, ROC) – Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat meloloskan program yang meminta Menteri Luar Negeri Amerika Serikat untuk dapat merancang sebuah strategi guna membantu Taiwan kembali masuk ke dalam Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dengan status sebagai pengamat. Pihak Kementrian Luar Negeri atau MOFA pada hari Rabu tanggal 23 Januari menyampaikan rasa terima kasih atas tindakan yang diambil oleh pihak Amerika Serikat, selain itu juga menegaskan jika dalam tugas penanggulangan dan pencegahan penyakit menular yang terjadi di dunia, Taiwan tidak boleh ketinggalan atau dimarginalisasikan.

Anggota DPR Amerika, Ted Yoho yang mengajukan usul tersebut dan memberi dukungan kepada Taiwan untuk dapat masuk kembali ke WHO. Adapun usulan tersebut diloloskan dalam rapat sidang yang digelar pada tanggal 22 Januari. Dalam usulan tersebut meminta pihak Menteri Luar Negeri Amerika Serikat agar dapat mengajukan rancangan strategi dan memberikan bantuan kepada Taiwan, agar dapat kembali masuk ke dalam WHO dengan status sebagai pengamat.

Pihak MOFA menjelaskan, usulan tersebut ditandatangani bersama oleh Michael McCaul, Eliot Engel, Steve Chabot dan Brian Fitzpatrick, yang mana menunjukkan adanya dukungan yang berasal dari ragam lintas partai politik Amerika kepada Taiwan.

Pihak MOFA menyebutkan bahwa kontribusi Taiwan dalam hal penangangan masalah medis dan kesehatan, serta keikutsertaan dalam berbagai kegiatan dunia internasional, tentu sudah bukan hal yang dapat diragukan. Sumbangsih pemerintah Taiwan dalam bidang pencegahan penyakit menular dan turut serta menjaga kesehatan dunia, telah bisa disebut sebagai salah satu mitra terbaik dunia. Selain itu pemerintah juga berupaya memperjuangkan kembalinya Taiwan dalam WHO dengan status sebagai pengamat, khususnya dalam sidang majelis WHA ke 72 yang akan digelar pada tahun ini.

Presiden Tsai Ing-wen selain menunjukkan rasa apresiasinya, juga turut menyampaikan terima kasih. Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan sekalipun tekanan yang datang bertubi-tubi dari pihak Daratan Tiongkok, kondisi diplomasi luar negeri yang sulit yang harus dihadapi oleh Taiwan, namun masih tetap mendapatkan dukungan dan bantuan dari negara-negara yang memiliki kesepahaman yang sama, dengan turut serta memerhatikan hak dan kesejahteraan 23 juta penduduk yang ada.

Presiden Tsai Ing-wen menekankan, sebagai salah satu bagian dari kehidupan sosial masyarakat internasional, maka Taiwan juga akan terus melanjutkan kerjasama yang lebih erat dengan pihak eksekutif dan legislatif Amerika Serikat, memperluas kemitraan yang lebih nyata dan kuat, bersama memberikan sumbangsih demi stabilitas kawasan dan kesejahteraan masyarakat.

Tahun ini, WHA akan digelar di Jenewa pada tanggal 20 hingga 28 Mei mendatang. Sejak tahun 2009, Taiwan turut serta hadir dalam WHA dengan status sebagai pengamat. Namun seiring dengan tekanan yang diberikan oleh pihak Daratan Tiongkok, maka Taiwan telah absen selama 2 tahun berturut, yakni dari tahun 2017 hingga 2018.

Komentar

Terbarumore