(Taiwan, ROC) - Hari Rabu tanggal 23 Januari adalah “Hari Kebebasan 23 Januari”, Perdana Menteri Su Tseng-chang dalam akun resmi LINE groupnya menuliskan mengenang para pejuang yang berjuang bagi demoratik tanah air ini, ia juga mengutuk setiap tindakan kekerasan yang bertujuan merusak demokrasi dan kebebasan.
Su Tseng-chang dalam pesan di LINE nya menyampaikan, melalui generasi yang penuh perjuangan demi meraih kebebasan dan demokrasi, pernah begitu banyak orang yang seumur hidupnya melakukan pemberontakan tanpa takut dipenjara, dibunuh, dibantai oleh pemerintah otoriter, mereka tetap terus berjuang demi mendapatkan kebebasan negeri ini. Ia berterima kasih atas perjuangan dari para pejuang.
Menteri Kebudayaan, Cheng Li-chiun tanggal 22 Januari dalam acara jamuan akhir tahun dengan artis senior mendadak mendapat tamparan tangan dari seorang artis senior Su Shi, PM Su Tseng-chang juga mengutuk perbuatan ini.