(Taiwan, ROC) --- Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) pada Selasa (22/1) menggelar konferensi pers terkait akan pelaksanaan tahun baru imlek. Ketua MAC, Chen Ming-tong (陳明通) mengemukakan 4 tugas utama, meliputi menilai langkah Daratan Tiongkok atas Taiwan dan mempertahankan pertahanan nasional, menerapkan jaringan perlindungan demokrasi dan menuntaskan mekanisme keamanan, memperkuat kerja sama antar pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dan melindungi kepentingan Taiwan, serta memperhatikan perkembangan dari perang perdagangan Amerika Serikat dengan Daratan Tiongkok dan membantu pengusaha Taiwan untuk berinvestasi di dalam negeri.
Terkait dengan penanganan isu hubungan lintas selat oleh setiap pemerintah daerah, Chen Ming-tong mengemukakan ia sangat optimis dengan kerjasama yang berjalan sesuai dengan norma yang ada dan tanpa diikuti prasyarat tertentu.
Chen Ming-tong mengatakan, “Kami sangat mendukung kerja sama dalam pengembangan ekonomi dan industri lokal. Berharap dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam mempromosikan pertukaran lintas selat yang sehat. Yang paling penting adalah melindungi kepentingan Taiwan secara menyeluruh, daripada kepentingan individu”.
Terkait pertemuannya dengan Walikota Kaohsiung Han Kuo-yu (韓國瑜) yang akan berlangsung pada Rabu (23/1), Chen Ming-tong mengemukakan bahwa pemerintah pusat dan daerah dapat bekerja sama dalam mengembangkan pertukaran lintas selat. Pertemuan kali ini adalah bukan lain untuk mendengarkan pendapat dari pemerintah lokal. Ia menambahkan tidak akan mengangkat isu “Konsensus 92”, ketika pertemuannya dengan Han Kuo-yu berlangsung.
Chen Ming-tong juga mengajukan 3 permohonan terkait perkembangan hubungan lintas selat. Yang pertama adalah meminta dari masing-masing partai di Taiwan untuk melepaskan kepentingannya, dan bekerja sama demi kepentingan Taiwan. Berikutnya adalah penolakan Taiwan akan “1 Sistem 2 Negara”, di lain pihak akan mengutamakan demokrasi. Demokrasi merupakan sistim terbaik yang ditawarkan kepada Daratan Tiongkok. Yang terakhir adalah menyerukan Daratan Tiongkok untuk berhenti melakukan langkah yang tidak pantas dan mengembalikan otoritas pada dialog publik. Selain itu, Negeri Tirai Bambu diharapkan dapat sesegera mungkin memulihkan mekanisme komunikasi antar pihak otoritas kedua belah pihak. Mengoptimalkan kerja sama dalam menanggulangi penyebaran epidemi Asfivirus adalah prioritas utama. Diharapkan kedua belah pihak dapat menerapkan langkah pencegahan yang nyata; meliputi pelaporan, pengontrolan dan meminimalkan kemungkinan penyebaran.