(Taiwan, ROC) Biro Investigasi Kriminal(CIB) menerima laporan tindakan kejahatan, di kota New Taipei dan Keelung didapati pabrik pembuatan narkoba Ketamin. Setelah diselidiki, berhasil meringkus narkoba dalam bentuk produk jadi lebih dari 23 kg, produk setengah jadi lebih dari 79 kg, bahan baku narkoba 868 kg, bahan pelarut utama 1000 kg dan alat-alat kejahatan. Terkait dengan kasus ini, Perdana Menteri Su Tzeng-chang (蘇貞昌) pada hari Senin ini (21/1) secara khusus memuji pihak kepolisian yang sigap menangani kasus ini, PM Su mengatakan, jika narkoba ini beredar di pasaran maka diprediksikan dapat merugikan 500.000 orang, maka merasa salut terhadap upaya polisi yang sigap.
PM Su mengatakan, “Narkoba adalah sumber kejahatan, pecandu narkoba akan membuat keluarga hancur, kami melihat saat ini obat kimia impor yang legal dapat diproduksi menjadi obat terlarang, lagipula kejahatan telekomunikasi semakin meningkat. Dalam kasus ini, kami wajib memeriksa bahan dasar kimiawi impor termasuk proses dan alur impor bahan, selain itu sisi lainnya yang wajib kami perhatikan adalah terkait dengan alat komunikasi yang digunakan.”
Biro Investigasi Kriminal mengatakan, tahun lalu menerima laporan yang menunjuk Ketamin berasal dari sumber yang sama, secara langsung melacak 3 bersaudara bermarga Hsu, setelah diperiksa dalam kurun waktu 3 bulan, didapati pelanggaran produksi narkoba di Shenkeng, New Taipei termasuk menjadi pusat penjualan narkoba. Pihak kepolisian pada tanggal 19 Januari 2019 melakukan sidak dan menemukan obat jadi, obat setengah jadi serta bahan pelarut dan lain-lain.
Dalam pemeriksaan ditemukan, bahan dasar obat dikirim via udara dari Daratan Tiongkok ke Taiwan, proses produksi selalu berubah, 3 bersaudara Hsu memiliki pengalaman di bidang kimia dan mengetahui teknik pembuatan narkoba, proses distribusinya, untuk kasus ini akan ditindak lebih lanjut apakah ada pihak perantara maupun antek narkoba.