(Taiwan, ROC) - Epidemi Asfivirus terus merebak, saat ini Taiwan yang hanya dibatasi selat Taiwan dengan Daratan Tiongkok, tengah berupaya keras melakukan pencegahan “penempatan lebih dini, blokir yang dari luar”. Untuk itu pembinaan dan berbagai upaya pencegahan epidemi lebih gencar, sementara tahun baru imlek segera menjelang sehingga tidak sedikit masyarakat Taiwan yang mempertanyakan kualitas produk daging babi Taiwan. Dewan Pertanian hari Sabtu tanggal 19 Januari secara khusus mengundang para pakar untuk bersama-sama menjamin dan menekankan bahwa produk daging babi domestik Taiwan tidak perlu diragukan, sehingga masyarakat dapat dengan tenang menyantapnya.
Berdasarkan situasi harian transaksi pasar babi Taiwan dari Asosiasi Peternakan Sentral, dua hari terakhir ini harga daging babi domestik Taiwan per kilogramnya berkisar NTD67-68,- mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Namun Dewan Pertanian menyampaikan, penyediaan produk daging pada 3 pekan sebelum tahun baru Imlek akan lebih banyak, penurunan harga berkisar 1-3 dollar adalah hal yang normal, 5 tahun terakhir ini juga memperlihatkan situasi seperti itu.
Sehubungan dengan cepatnya penyebaran Asfivirus, menjalar ke Mongolia yang merupakan negara di benua Asia pertama yang terjangkit Asfivirus.
Taiwan dan Daratan Tiongkok hanya berbatasan dengan Selat Taiwan, dan sejak dini telah melakukan penempatan pencegahan epidemi, tetapi hal ini malah membuat warga Taiwan sendiri merasa was-was dengan keamanan daging babi domestik. Kepala Asosiasi Industri Daging Beku Taiwan, Chen Guo-xun mengatakan, “Ada pembeli yang minta untuk menunjukkan bukti bahwa daging yang dijual bukan daging bagi Asfivirus. Hingga sekarang ini, Taiwan bukan kawasan terjangkit Asfivirus, bagaimana mungkin ada daging babi Asfivirus? Ada lagi yang bertanya, bukannya daging babi Anda dari Kinmen? Bukannya Kinmen hanya tinggal 11 ribu ekor babi saja, jadi mana mungkin masih ada daging babi Kinmen yang sampai bisa beredar ke Taiwan lagi, makanya tidak mungkin.”
Kasus ditemukan babi Asfivirus mati yang terbawa gelombang laut dan terdampar di Kinmen, ini juga membuat warga beranggapan Taiwan sudah menjadi kawasan terjangkit Asfivirus. Sehubungan dengan informasi cukup beragam, menjelang masa pembelian barang dan makanan untuk tahun baru Imlek, Dewan Pertanian juga segera menyelenggarakan jumpa pers dengan mengundang para pakar untuk memberikan jaminan sekaligus menekankan kalau keamanan daging babi domestik Taiwan tidak perlu diragukan keamanannya, warga dapat dengan tenang menyantapnya.
Saat ini pemantauan produk daging babi domestik dilakukan mulai dari pakan, penjagalan hingga olahan semua dilakukan dengan ketat untuk memastikan kemanan, kesehatan dan kualitas dari produk daging babi domestic, termasuk peternakan juga harus melampirkan sertifikat kesehatan dari setiap babinya sebelum dimasukkan ke pejagalan, setiap lapisan proses dan distribusi harus dijaga sehingga dapat dipastikan keamanan produk daging babi domestik