(Taiwan, ROC) --- Universitas Nasional Sains dan Teknologi Pingtung pada Selasa (15/1) mengadakan upacara kelulusan untuk kelas pelatihan kejuruan pelajar asing ke 36. Upacara kelulusan kali ini dihadiri 35 siswa, masing-masing siswa ada yang berasal dari Brunei Darussalam, Malaysia dan Myanmar. Rektor universitas Tai Chang-hsien (戴昌賢) mengemukakan bahwa dirinya teringat dengan masa 2 tahun lalu, yang mana dikala itu dapat tergambar dengan jelas wajah-wajah canggung dari setiap pelajar. Kini mereka semua terlihat gembira dan penuh percaya diri.
Tai Chang-hsien mengingatkan kepada seluruh pelajar, keberhasilan datang berkat usaha dan upaya yang dikumpulkan secara bertahap. Kini keberhasilan telah berada di tangan, sudah saatnya berkontribusi bagi lingkungan sekitar ataupun negara. Tantangan yang akan dihadapi pun akan terus bertambah.
Tai Chang-hsien mengatakan, “Dikarenakan perubahan iklim dan fenomena kekurangan tenaga kerja. Kita harus menggunakan metoda yang lebih ilmiah dalam menghadapi tantangan ini. Kita dapat menerapkannya dalam proses produksi dan pemasaran. Dan ini semua bukanlah hal yang dapat diselesaikan sendiri.Oleh karenanya, kami membutuhkan jaringan yang dibentuk oleh setiap siswa, dan saling bekerja sama.
Perwakilan dari salah satu siswa jurusan Produksi Agraria dan Industri Pertanian Tropis Li Lian-hong (李亮鋐) mengemukakan pengalaman yang didapatkan selama 2 tahun belajar merupakan momen yang sangat berharga, berharap setiap pelajar dapat meraih masa depan sesuai dengan yang didambakan. Selain itu, pelajar lain dari Jurusan Pembudidayaan Air (Akuakultur) Chen Ping-wei (陳坪威) juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh kerabat yang telah hadir dalam upacara kelulusan kali ini.
Pihak universitas mengemukakan semenjak didirikannya program pembelajaran bagi pemuda di tahun 1963, kini sudah ada 1.725 pelajar asing yang lulus. 1.650 di antaranya berasal dari Malaysia, mereka kebanyakan mendalami ilmu di bidang manajemen pertanian, peternakan, pengolahan makanan dan pembudidayaan air. Setelah lulus, kebanyakan dari mereka langsung dapat menerapkan ilmu yang didapat di lingkungan masyarakat. Selain itu, mereka dapat melanjutkan studinya di universitas-universitas berikutnya.