History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Teknologi Menjaga Kesehatan Pernafasan Univ Cheng Kung Ciptakan Alat Deteksi Udara dan Asma

  • 09 January, 2019
  • 譚雲福
Teknologi Menjaga Kesehatan Pernafasan  Univ Cheng Kung Ciptakan Alat Deteksi Udara dan Asma
Teknologi Menjaga Kesehatan Pernafasan Univ Cheng Kung Ciptakan Alat Deteksi Udara dan Asma

(Taiwan, ROC) - Polusi udara mempengaruhi kesehatan tubuh, menyebabkan kanker paru-paru, Penyakit kardiovaskular dan ancaman penyakit lainnya, untuk melindungi keamanan bagi penafasan penduduk, Kementerian Sains dan Teknologi hari Rabu tanggal 9 Januari menyampaikan alat pedeteksi udara dari Tim Pengembangan, Universitas Cheng Kung, yang untuk perdana dapat mendeteksi 5 jenis polusi dalam udara dalam waktu bersamaan, mudah dikenakan dan dibawa kemana-mana.

Untuk perdana alat pendeteksi gabungan udara, dapat mengetest 5 jenis polusi di udara dalam waktu bersamaan, termasuk Carbon Monoxide (CO), Carbon dioxide (CO2), Ozone (O3), Formaldehyde (HCHO) dan unsur-unsur gabungan kimia lainnya, alat yang kecil tetapi tingkat deteksi yang cepat serta harga yang terjangkau sehingga sangat sesuai dengan situasi lingkungan di Taiwan, alat pendeteksi udara ini dapat dipasang atau dikenakan di mana saja.

Profesor Jurusan Elektro Mesin, universitas Cheng Kung, Wang Zen-xing, “Tempat lokasi kerja yang berbeda tentu polusi udara yang dideteksi berbeda pula, untuk bagian ini Universitas Cheng Kung telah mengembangkan kemampuan mendeteksi terhadap bagian partikel yang berbeda, dengan melakukan berbagai penyesuaian ketrampilan kemudian dipadukan dengan kebutuhan deteksi partikel yang berbeda.”

Selain itu juga ada alat hasil penelitian yang diberi nama “malaikat asma” ini juga merupakan alat pendeteksi yang pas untuk dipakai dan dibawa di badan. Dalam uji coba klinis pengambilan napas yang mana biasanya dengan pengambilan sample pernafasan ditambah lagi dengan data yang tercatat di atas kertas yang menimbulkan ketidaknyamanan penderita, dengan adanya alat pendeteksi ini, penderita hanya cukup meniup hembusan nafasnya, maka dengan cepat alat pendeteksi ini mendeteksi situasi berdasarkan konsentrat CO yang terkandung dalam udara pernafasan, data ini juga dapat secara otomatis disampaikan melalui internet, memberitahu situasi pasien penderita asma bersangkutan pada pihak dokter.

Saat ini kedua jenis alat pendeteksi tersebut sudah diserahkan ke perusahaan swasta, tetapi mempertimbangkan modal biaya sistem teknologi kemasan yang cukup tinggi, maka pihak perusahaan swasta memperkirakan paling cepat 2 tahun lagi baru dapat memproduksi dan dipasarkan, agar dengan teknologi ini dapat menjaga kesehatan pernafasan masyarakat.

Komentar

Terbarumore