History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Isu Imunisasi Bermasalah? Diselidiki Hanya Goresan Kaca di Dalam Jarum Suntik

  • 05 January, 2019
  • 譚雲福
Isu Imunisasi Bermasalah? Diselidiki Hanya Goresan Kaca di Dalam Jarum Suntik
Isu Imunisasi Bermasalah? Diselidiki Hanya Goresan Kaca di Dalam Jarum Suntik

(Taiwan, ROC) – Pusat Pencegahan Penyakit Menular atau CDC pada pekan lalu menerima sebuah laporan dari Kaoshiung, dimana ditemukan adanya bintik hitam dalam jarum suntik untuk imunisasi 0,25 mL yang digunakan untuk sekali pakai. 

Badan Administrasi Obat dan Makanan pada hari Sabtu tanggal 5 Januari menyampaikan bahwa usai dilakukan penyelidikan ditemukan jika jarum suntik imunisasi tersebut ada bagian yang berupa goresan kaca akibat adanya pergesekan, dan bukanlah seperti apa yang dilaporkan yakni bintik hitam, dan bagian ini juga tidak akan langsung berhubungan dengan isi imunisasi itu sendiri. Oleh sebab itu pihak CDC mengumumkan jika proses penyegelan sementara terhadap 12 ribu jarum suntik imunisasi yang diberlakukan pada pekan lalu, dibuka kembali dan dapat dipergunakan untuk publik.

Adapun jarum sunitik imunisasi Vaxigrip dengan ukuran 0,25 mL yang diproduksi oleh perusahaan Sanofi Taiwan, hingga saat ini ditemukan ada 1 jarum yang terlihat ada bintik hitam di dalamnya. Setelah melalui proses pemeriksaan, maka dipastikan jika titik hitam itu tidak melakukan kontak langsung dengan isi imunisasi itu sendiri, dan hanya berupa goresan kaca akibat terjadinya gesekan. Kaca yang tergores tersebut tidak langsung bersentuhan atau kontak dengan isi imunisasi itu sendiri.

Kepala Bidang Pengawasan Obat dan Makanan Hung Kuo-teng menjelaskan bahwa belakangan ini pihaknya telah menerima beragam laporan dari beberapa departemen kesehatan di berbagai kabupaten dan kota, dan total ada 16 jarum yang ditemukan memiliki bintik hitam, dan semuanya diproduksi di waktu yang sama. Usai pemeriksaan, maka diyakinkan bahwa bintik hitam tersebut hanya merupakan goresan kaca semata.

Hung Kuo-teng menyebutkan bahwa sebelumnya tidak pernah ada laporan berkenaan dengan jarum suntik imunisasi yang bermasalah seperti demikian. Oleh sebab itu pihaknya telah meminta pabrik yang memproduksi untuk menyelidiki lebih lanjut terkait penyebab kualitas jarum suntik imunisasi yang bermasalah tersebut, dan dapat mengajukan cara penanganan yang lebih efektif guna menghindari kasus serupa terulang. Semua laporan pemeriksaan diwajibkan untuk dapat diserahkan sebelum tanggal 27 Januari kepada instansi yang terkait.

Pihak CDC menjelaskan bahwa jumlah jarum suntik imunisasi yang disebutkan bermasalah tersebut ada sebanyak 12.731 buah, dan untuk sementara waktu dibekukan penggunaannya sejak pekan lalu. Untuk itu pihak CDC mengumumkan jika instansi medis terkait telah mulai dapat menggunakan kembali jarum suntik imunisasi tersebut, namun tetap meminta instansi terkait untuk terus memperketat proses pemeriksaan. Setelah diijinkan kembali penggunaan imunisasi tersebut, maka jumlah total imunisasi flu untuk kategori anak-anak masih tersedia sebanyak 41 ribu buah.

Pihak CDC mengingatkan jika kondisi flu mudah merebak di dalam negeri, khususnya sejak pekan depan. Flu mudah menyebar dan menular pada balita. Oleh sebab itu disarankan kepada orang tua untuk dapat mengajak anak-anak ke klinik medis atau rumah sakit terdekat dan mendapatkan imunisasi, agar mampu memperkuat daya kekebalan tubuh pada anak.

Komentar

Terbarumore