(Taiwan, ROC) - Kepala Representatif Republik Tiongkok untuk Amerika, Stanley Kao pada tanggal 1 Januari mengatakan, tahun 2018 Amerika meloloskan Taiwan Travel Act, Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (NDAA) hingga Asia Reassurance Initiative Act (ARIA), selama putus hubungan diplomatik hingga saat ini hubungan Taiwan-AS dalam kondisi terbaik selama 40 tahun ini, mengharapkan hubungan Taiwan-AS pada tahun 2019 dipenuhi dengan keberanian dan keyakinan.
Mengenai isu yang tersebar bahwa rencana Presiden Tsai Ing-wen melakukan kunjungan ke Washington DC, Stanley Kao menjawab belum mendapatkan informasi.
Menyambut tahun baru 2019, hampir 600 warga perantauan Tionghoa di Washington DC secara khusus mengadakan upacara pengibaran bendera, usai kegiatan tersebut Stanley Kao diwawancarai media membahas hubungan Taiwan-AS. Beliau mengutarakan, di masa 40 tahun yang lalu Taiwan-AS putus hubungan dalam kondisi menyedihkan, sebaliknya 40 tahun kemudian ada banyak alasan merasakan bangga dan bersyukur.
Stanley Kao mengatakan, melalui kebersamaan dalam mengupayakan hubungan Taiwan-AS terbaik, tahun 2018 hubungan Taiwan-AS memiliki banyak perkembangan positif. Kongres AS memberikan banyak dukungan kepada Taiwan mencakup bulan maret 2018 meloloskan Taiwan Travel Act, NDAA 2019 dan pada tanggal 31 Desember Presiden Donald Trump menandatangani Asia Reassurance Initiative Act of 2018(ARIA), menegaskan nilai penting hubungan Taiwan-AS tidak dapat terabaikan dalam meningkatkan hubungan kerjasama sektor perekonomian, teknologi dan stabilitas nasional.
Stanley Kao mengemukakan, tahun ini merupakan tahun ke-40 hukum hubungan Taiwan, hukum hubungan Taiwan merupakan struktur hukum dasar penting dalam pembinaan hubungan Taiwan-AS. Di masa 40 tahun mendatang, hukum hubungan Taiwan ditambah dengan Taiwan Travel Act dan ARIA akan semakin mempererat hubungan Taiwan-AS. Menurut Stanley Kao, harapan tahun 2019 akan penuh dengan keberanian dan keyakinan.”