History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kapal Cargo Palau Terbalik 13 Orang Belum Tertolong

  • 02 January, 2019
  • 譚雲福
Kapal Cargo Palau Terbalik  13 Orang Belum Tertolong
Kapal Cargo Palau Terbalik 13 Orang Belum Tertolong (Foto: Internet)

(Taiwan, ROC) - Pusat Komando Pertolongan Nasional (National Rescue Command Center/NAER), Yuan Eksekutif, pada hari Rabu tanggal 2 Januari menyampaikan, sebuah kapal cargo berkewarganegaraan Palau terbalik di timur laut Song Shan, dan 2 anak buah kapal berkewarganegaraan Myanmar berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan berkewarganegaraan Korea, sementara masih ada 13 orang yang masih belum tertolong, Kementerian Pertahanan Nasional telah mengerahkan kapal penolong dan kapal patroli pesisir pantai untuk memberikan bantuan. 
Pusat Komando Pertolongan Nasional menyampaikan, pukul 7.05 pagi tadi menerima laporan dari Pusat Pertolongan Kapal Korea bahwa sebuah kapal berkewarganegaraan Palau yang mengangkut 15 orang (1 orang berkewarganegaraan Taiwan dan 14 orang lainnya dari Myanmar) terjadi kecelakaan kapal terbalik di koordinat 190 timur laut Song Shan. Kapal nelayan Korea berhasil menolong 2 anak buah kapal berkewargaan Myanmar sementara 13 lainnya masih belum tertolong.
Begitu menerima laporan, Pusat Komando Pertolongan Nasional segera mengutus kapal patroli, Kementerian Pertahanan Nasional dan Tim SAR Angkatan Udara untuk menuju ke lokasi kecelakaan memberikan pertolongan. Bersamaan dengan itu juga meminta Pusat Komando Pertolongan Jepang dan Daratan Tiongkok untuk memberikan bantuan, serta meminta bantuan pelabuhan Keelung dan Radio Perikanan untuk membantu menyiarkan agar kapal di sekitar kejadian dapat memberikan bantuan. 
Pusat Komando Pertolongan Nasional menyampaikan, kapal yang terbalik adalah kapal cargo yang berlayar sejak 30 Desember 2018 dari pelabuhan Taichung menuju ke Busan, Korea. Kapal penolong pada pukul 9 pagi tadi sudah tiba di lokasi tetapi belum menemukan tanda-tanda dari awak kapal yang terbalik, sementara dari Pusat Komando Angkatan Udara menyampaikan pada pukul 7 pagi tadi telah mengerahkan sebuah armada S-70C untuk turut memberikan bantuan.

Komentar

Terbarumore