(Taiwan, ROC) - Kementerian Dalam Negeri pada hari Sabtu tanggal 29 Desember mengemukakan, kebijakan pencegahan pencucian uang baru yang diberlakukan sejak 2017, tahun ini (2018) hingga bulan November pihak kepolisian telah berhasil menangkap 1.337 orang yang terlibat dalam 501 kasus pencucian uang, dengan jumlah NT$ 2,137 milyar, ini menunjukkan tekad hati pemerintah dalam pemberantasan kejahatan pencucian uang.
Kementerian Dalam Negeri mengemukakan, sejak Januari hingga November tahun ini, pihak kepolisian berhasil menangkap tindakan kejahatan yang berkaitan dengan ekonomi sebanyak 6.597 kasus, melibatkan 9.347 orang dengan jumlah mencapai NT$ 27,405 milyar, jika dibandingkan tahun sebelumnya berkurang 3 kasus tetapi dalam jumlah personil bertambah 403 orang dan jumlah nilai bertambah NT$ 9,869 milyar. Dari semua ini kasus yang terbanyak adalah kasus pelanggaran kekayaan intelektual sebanyak 4.205 kasus atau menduduki 63,8% dari keseluruhan, sementara kasus pelanggaran finansial sebanyak 709 kasus dan pelanggaran pencucian uang sebanyak 501 kasus.
Kementerian Dalam Negeri membeberkan, untuk 5 tahun terakhir ini pemeriksaan kasus pelanggaran ekonomi untuk tahun 2013 sebanyak 10.293 kasus dengan jumlah pelaku kejahatan sebanyak 14.876 orang, angka ini merupakan angka tertinggi, setelah itu perlahan-lahan turun, untuk tahun 2014 dan 2015 jumlah kasus pelanggaran berada di bawah 8.400 kasus dan jumlah orang yang terlibat tidak sampai 12 ribu orang, untuk tahun 2016 & 2017 jumlah kasus menurun menjadi di bawah 7.000 kasus begitu pula dengan jumlah orangnya turun hingga di bawah 10 ribu orang, hal ini menunjukkan penurunan yang signifikan.