History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

PM William Lai Instruksikan Pengkajian Ulang Program Guanhong

  • 28 December, 2018
  • 譚雲福
PM William Lai Instruksikan Pengkajian Ulang Program Guanhong
PM William Lai Instruksikan Pengkajian Ulang Program Guanhong

(Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan kasus turis berkewarganegaran Vietnam kabur sebegitu tiba di Taiwan, dimana mereka menggunakan kebijakan dan kemudahan visa dari program Guanhong, maka Perdana Menteri William Lai pada hari Jumat tanggal 28 Desember menyampaikan bahwa kasus kali ini terbilang sangat parah, dan dirinya telah menginstruksikan kepada aparat terkait untuk dapat segera menangkap para turis kaburan tersebut dan melakukan pengkajian ulang terhadap Program Guanhong. Berkenaan dengan ungkapan yang dilontarkan oleh Menteri non Porto Folio Chang Ching-shen yang menggunakan perumpamaan “Bagaimana mungkin tidak ada wijen yang jatuh saat makan kue pia Shao Bing” terhadap kasus turis kabur, maka PM William Lai menjelaskan jika pengungkapan dengan perumpamaan serupa tidaklah tepat.

Sejak kasus turis ‘abal-abal’ asal Vietnam yang melarikan diri secara bersamaan sebegitu tiba di Kaoshiung, hingga kini masih banyak yang belum tertangkap dan tidak diketahui keberadaannya. PM William Lai pada hari Jumat tanggal 28 Desember dalam kegiatan jumpa pers akhir tahun menyebutkan jika Program Guanhong sendiri telah berjalan selama 4 tahun, jumlah turis asal Vietnam yang kabur tertera lebih dari 500 orang, namun kasus kali ini terbilang sangat parah, karena jumlah turis kabur mencapai 152 orang.

PM William Lai menjelaskan dirinya telah menugaskan instansi terkait agar dapat cepat menuntaskan permasalahan tersebut, dan mengkaji ulang Program Guanhong, agar kejadian serupa tidak terjadi kembali.

PM William Lai mengatakan, “Namun kali ini total ada 4 rombongan travel, dengan jumlah total sebanyak 153 turis dan ada 152 turis yang lenyap, ini adalah masalah yang sangat serius. Dalam rapat Yuan Eksekutif, Menteri Hsu Guo-yung secara lisan menyampaikan laporannya, dan saya telah mengambil 2 keputusan, yakni dapat segera menemukan para turis Vietnam yang kehilangan kontak tersebut, dan yang kedua, pihak Kementrian Dalam Negeri seharusnya melakukan instropeksi dan pengkajian lebih mendetail tentang program tersebut, dimana program ini telah dijalankan selama 4 tahun lebih, maka sudah saatnya benar-benar melakukan pengkajian kembali.”

Penanggung jawab program pariwisata dalam Program Kebijakan Menuju Selatan Baru, Menteri non Porto Folio Chang Ching-shen, sebelumnya merilis sebuah ungkapan di dalam media sosial Facebook, dan menampik tudingan pihak luar berkenaan dengan kebijakan tersebut. Ia menggunakan perumpamaan “Bagaimana mungkin tidak ada wijen yang jatuh saat makan kue pia Shao Bing” untuk menjelaskan kasus turis kabur tersebut, dan menjelaskan jika selama menjalankan Program Guanhong jumlah turis bermasalah per 1000 orang terbilang sedikit jika dibandingkan dengan saat permulaan kebijakan pembukaan pintu bagi turis asal Daratan Tiongkok. Ungkapan tersebut menuai kritikan dari publik, dan PM William Lai akhirnya menjelaskan bahwa ungkapan yang digunakan oleh Chang Ching-shen kurang tepat, dan pemerintah sudah sewajarnya melakukan instropeksi diri, dan masyarakat mengharapkan adanya solusi yang transparansi tentang kasus yang terjadi.

Komentar

Terbarumore