(Taiwan, ROC) – Aliansi survei Citizen Congress Watch atau CCW pada hari Jumat tanggal 28 Desember menggelar jumpa pers di depan gedung Yuan Legislatif dan mengumumkan sematan kata yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi Yuan Legislatif dan 10 berita besar Taiwan. Adapun kata “Kacau atau 亂 (Baca: Luan)” menjadi kata untuk mengungkapkan kondisi Yuan Legislatif. Sementara untuk 10 berita besar Taiwan, berita teratas nomor satu adalah “Kekacauan pemilu 2018 dan referendum, legislator pan biru dan hijau mengritik KPU”. Dalam ajang tersebut, kata tulisan kacau digantungkan tepat di kerangka besi pintu gedung Yuan Legislatif, dan menyerukan “Hentikanlah kekacauan di Yuan Legislatif, rakyat menginginkan kondisi normal”.
CCW memilih kata “Kacau” sebagai kata ungkapan kondisi Yuan Legislatif, yang menandakan bahwa dalam hal reformasi dana pensiun, perubahan hari libur dan hari cuti, telah memicu kontroversi dan menyebabkan banyaknya aksi demonstrasi oleh masyarakat di depan gedung Yuan Legislatif. Pagar kawat duri juga menyebabkan kondisi semakin membingungkan. Kondisi kekacauan juga terjadi dalam pemilu tahun ini, peraturan dan prinsip yang dipegang oleh pemerintah terus mengalami perubahan, selain itu pertengkaran juga terjadi di antara sesama anggota Yuan Legislatif.
Anggota dewan CCW Chen Li-fu mengatakan. “Kami berharap pemerintah dapat benar-benar melihat aspirasi masyarakat, dapat segera melakukan perbaikan dan pengajuan peraturan terkait. Dan bukan karena kami ingin meluapkan emosi semata di sini, sembari berujar pemerintah sangat kacau, kondisi Yuan Legislatif juga kacau, lantas cara demikian apakah akan lebih efektif? Jika tahun depan masih seperti demikian, maka kata yang dipilih tetap akan sama, yakni ‘Kacau’.”
Sementara untuk berita pertama yang menjadi sorotan publik terkait dengan Yuan Legislatif, yaitu “Kekacauan pemilu 2018 dan referendum, legislator pan biru dan hijau mengritik KPU”. Sementara untuk berita ke dua adalah “Kekalahan telak partai DPP dalam pemilu 9 in 1, partai berkuasa dan oposisi kembali membahas masalah hari libur dan cuti”. Dan untuk berita ke tiga adalah tentang masalah pemilihan rektor NTU yang menjadi bahan perdebatan, berita ke empat adalah jatuhan hukuman denda yang tinggi terkait kasus wabah assivirus, berita ke lima adalah program rancangan perbaikan peraturan dewan penyelidikan keamanan transportasi yang berhasil lolos dalam rapat pertama Yuan Legislatif.
CCW menjelaskan dalam mengumpulkan berita-berita terkait Yuan Legislatif, meskipun banyak berita-berita yang negatif, namun tahun ini juga masih tetap ada berita yang lebih positif, misalnya diloloskannya peraturan penolakan bekas kriminal menjadi pengasuh balita dalam rapat ke tiga Yuan Legislatif, hal ini dimaksudkan untuk dapat lebih mengutamakan keselamatan dan keamanan balita. Selain itu juga berita tentang perbaikan peraturan pembentukan “Ruang sidang khusus ketenagakerjaan” yang berfungsi untuk memudahkan para pekerja mengadukan tuntutannya.
CCW menjelaskan bahwa pengambilan suara atau voting ini digelar pada tanggal 4, 5 dan 22 Desember, dengan mengikutsertakan sebanyak 1.589 orang.