History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kasus Wisatawan Vietnam Melarikan Diri Kemenlu : Peninjauan Ketat Program Guan Hong

  • 26 December, 2018
  • 曾秀情
Kasus Wisatawan Vietnam Melarikan Diri  Kemenlu : Peninjauan Ketat Program Guan Hong
Kasus Wisatawan Vietnam Melarikan Diri

(Taiwan – ROC) -- Agen perjalanan ET Holiday Taiwan melalui “program Guan Hong” mendatangkan rombongan wisatawan Vietnam ke Taiwan dan kemudian memisahkan diri dari rombongan, saat ini ada 152 wisatawan Vietnam yang tidak diketahui keberadaannya. Program Guan Hong yang akan berakhir pada akhir tahun ini, penasihat administrasi, Chang Ching-sen (張景森) hari Rabu (26/12) menyampaikan akan meninjau kualifikasi agen perjalanan program guan hong dan akan memperketat pengawasan wisatawan yang masuk ; tetapi tidak akan karena satu kasus ini menganggu yang lainnya.    

Kasus wisatawan Vietnam melarikan diri dari rombongan wisata, agent perjalanan merasa karena program guan hong yang memberikan pelonggaran visa, hal ini memperlihatkan adanya keterlibatan dari kelompok illegal, untuk itu pemerintah harus memperhatikan. Penasihat adminstrasi, Chang Ching-sen yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pariwisata negara target kebijakan baru ke arah selatan menyampaikan, akan meninjau kualifikasi daftar agen perjalanan yang membentuk rombongan wisata dengan program guan hong atau meninjau negara mana yang memenuhi kualifikasi menggunakan program guan hong ; Chang Ching-sen mengemukakan, tidak akan karena 1-2 kasus merusak yang lainnya. Juru bicara Yuan Eksekutif, Kolas Yotaka juga merespon, kasus ini akan menjadi contoh untuk langkah-langkah peninjauan yang akan diambil.

Kepala Biro Pariwisata, Kementerian Transportasi, Chou Yong-hui hari ini dalam interpelasi rapat Yuan Legislatif menyampaikan, ia yakin hanya kasus ini, Kementerian Luar Negeri telah meminta Kantor Ekonomi dan Budaya Taipei untuk Hochimin segara menghentikan pemberian visa 182 warga Vietnam yang telah lolos kualifikasi dari Biro Pariwisata Taiwan, dan selama masa ini akan memperkuat pemeriksaan, juga telah meminta Komite Promosi dan Pengembangan Pariwisata dalam waktu dekat ini untuk melakukan peninjauan program guan hong.
 

Kementerian Luar Negeri tanggal 25 malam menyampaikan, selain membatalkan visa wisatawan Vietnam yang melarikan diri, Kementerian Luar Negeri juga meminta Yuan Eksekutif secepatnya mengelar pertemuan koordinasi antar kementerian untuk memperkuat mekanisme peninjauan terkait. Kementerian Luar Negeri menegaskan, bersamaan dengan itu juga akan melakukan negosiasi dengan kantor perwakilan Taipei di Hochimin dan untuk menghindari kejadian yang sama telah meminta untuk menghentikan pemberian visa kepada 182 warga Vietnam yang telah diloloskan kualifikasi visanya

Kementerian Luar Negeri menegaskan, sejak diberlakukannya kebijakan baru ke arah selatan hingga sekarang ini, telah mendapat kepercayaan dari negara yang menjadi target baik, berbagai kerja sama dan pertukaran di bidang investasi, ekonomi perdagangan, pertukaran manusia, pendidikan kebudayaan dan lainnya, telah memberikan hasil nyata, telah memainkan peran positif bagi hubungan bilateral Taiwan dengan negara target kebijakan baru ke arah selatan.

Keterangan 

Program Guan Hong adalah program yang memberikan fasilitas kemudahan pengajuan visa bagi rombongan wisatawan berkualitas.

Program Guan Hong menggunakan metode aplikasi online “satu stasiun”bagi rombongan wisatawan agen perjalanan untuk pengajuan visa ke kantor perwakilan Taiwan setempat, dan menerima Ecode, setelah itu mereka dapat memasukkan Ecode dan mengisi formulir pengajuan e-Visa ke situs resmi pengajuan visa, dan baru setelah mendapat email balasan maka dapat mengungah e-Visa.

Saat ini negara target kebijakan baru ke arah selatan yang dapat menerapkan program guan hong adalah Indonesia, Vietnam, Myanmar, Kamboja, Laos dan India.

Komentar

Terbarumore