History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

RS Veteran Usung Sistim Deteksi Intelegensi Artifisial Dunia Medis Tahun Depan

  • 26 December, 2018
  • 曾秀情
RS Veteran Usung Sistim Deteksi Intelegensi Artifisial Dunia Medis Tahun Depan
Artificial Intelligence,AI

(Taiwan, ROC) – Paduan intelegensi artifisial atau AI dengan dunia medis adalah trend internasional saat ini. Kementrian Teknologi bekerja sama dengan National Taiwan University, Rumah Sakit Veteran dan Taipei Medical University, membangun platform perdana Bank Data Medis Lintas Rumah Sakit Lokal, dengan mengutamakan penyakit akut seperti jantung, paru-paru dan otak, dimana dapat dipelajari melalui mesin robot, sehingga sistem AI dapat bekerja untuk membaca informasi yang ada dalam video. Hingga saat ini, persentase ketepatan telah mampu mencapai 80%. Pihak Rumah Sakit Veteran memaparkan pihaknya akan membuka klinik bersistem robot AI pada kwartal pertama dan kedua di tahun depan. Hal ini juga turut mengurangi beban tekanan yang dihadapi oleh para dokter, menambah dan mempermudah pertukaran informasi dengan pasien, yang tentunya akan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Setiap jenis data profile penyakit tentu memiliki beberapa hingga ratusan gambar dan video kondisi pasien, dengan sistem AI, mampu membaca dan mencari titik akar penyakit, dimana hal ini memang menjadi tugas penting dalam dunia medis. Namun tugas demikian, sebelumnya merupakan beban yang sangat besar.

Seiring dengan perkembangan pesat dunia intelegensi artifisial, Kementrian Teknologi bersama dengan NTU, VGH dan TMU, telah melakukan uji riset selama 1 tahun lamanya, dan membanguan sebuah platform pertukaran data informasi medis lintas instansi. Sistem tersebut juga memberikan kemudahan bagi pelaku medis untuk memberi tanda pada setiap titik untuk kondisi penyakit sesuai dengan kebutuhan. Semua uji coba tersebut, membuahkan hasil yang menggembirakan dengan tingkat ketepatan mampu mencapai 80%.

Menteri Teknologi Chen Liang-gee menjelaskan bahwa bank data tersebut tidak semata hanya memberikan bantuan bagi para dokter dalam menjalankan tugas pembacaan data gambar dan video kondisi penyakit, meningkatkan ketepatan dalam pengambilan keputusan pengobatan, juga mempersingkat waktu berobat dan mengurangi tindakan pemeriksaan secara intrusi langsung. Terlebih-lebih bagi warga yang tinggal jauh di pedalaman kampung, minus akan informasi medis kedokteran, maka sistem AI tersebut bisa segera langsung dipergunakan.

Chen Liang-gee mengatakan, “Artinya sama dengan memiliki satu tim yang terdiri dari para pakar ahli, dengan menggunakan catatan medis yang tertera, yang telah ada di e-platform medis tersebut, memberikan bantuan bagi para dokter yang bertugas di pedalaman kampung untuk membaca data video dan gambar, sehingga memudahkan tugas pendeteksian.”

Chen Liang-gee menambahkan jika di masa depan, ruang bank data medis akan terus diperbesar, dan diharapkan mampu menambah ragam data penyakit, sehingga bisa turut meningkatkan persentase ketepatan pembacaan data pasien.

Komentar

Terbarumore