History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Wellington Koo: Jika LINE Tidak Beri Data Pembobolan Kartu Kredit, Ada Penalti Untuk Lisensi Perbankan Murni Oline

  • 24 December, 2018
  • 鄭蕙玲
Wellington Koo: Jika LINE Tidak Beri Data Pembobolan Kartu Kredit, Ada Penalti Untuk Lisensi Perbankan Murni Oline
Perluncuran kartu LINE Pay

(Taiwan, ROC) Dugaan kejadian pembobolan kartu kredit, terdengar rumor pihak pemeriksa meminta data dari LINE Pay namun ditolak. Ketua Badan Pengawas Keuangan Wellington Koo (顧立雄) pada hari Senin ini (24/12) menyampaikan, jika pihak LINE tidak bersedia memberikan data, maka pengajuan permohonan lisensi perbankan online akan dikenakan penalti.

Anggota legislator Hsu Yung-ming 徐永明 pada hari ini 924/12) saat sidang Yuan Legislatif rapat komite keuangan menyampaikan, ada LINE Pay milik warga yang dibobol, pihak pemeriksa telah memastikan pemilik akun LINE, akan tetapi LINE pay sebaliknya menegaskan data tersebut dikelola oleh perusahaan pusat Jepang, sehingga tidak dapat memberikan dta tersebut, hal ini membuat tim pemeriksa sulit menjalankan tugas mereka. Hsu Yung-ming mengatakan, dikarenakan program aplikasi perbankan online murni memiliki bobot 30% untuk "mekanisme manajemen yang tepat", jika LINE tidak bersedia untuk bekerja sama dengan penyelidikan kepolisian Taiwan, apakah Badan Pengawas Keuangan masih akan mengeluarkan lisensi perbankan online murni untuk LINE?

Wellington Koo mengutarakan, sementara ini terkait dengan permasalahan pembobolan LINE Pay, akan meminta bank yang terlibat dalam kerjasama ini untuk memberikan data, jika pihak LINE bersikeras tidak memberikan data maka akan merugikan bagi mereka dalam proses permohononan lisensi perbankan murni online.

  

Wellington Koo mengatakan, termasuk jika nasabah dengan data yang tersimpan di luar negeri ada kemungkinan bermasalah, jika di masa mendatang data layanan finansial tersimpan pada komputasi awan, ketika semua layanan berhenti total, yang menjadi masalah adalah bagaimana menghapus semua data yang ada secara bersih, di masa mendatang terkait dengan transaksi demikian, pihaknya akan meminta kerjasama dari pihak bank,agar memudahkan pihaknya untuk melakukan pemeriksaan.

Sementara ini untuk metode pembayaran melalui elektronik seperti ApplePay、AndroidPay, data transaksi tersimpan di Taiwan, lebih mudah untuk mendapatkan data yang dicari.

Wellington Koo mengatakan, saat ini masih belum dapat dipastikan apakah LINE tidak bersedia memberikan data, namun jika demikian, hal ini sangat tidak dibenarkan; LINE secara resmi telah menyampaikan respon pada tanggal 20 Desember, jika kejaksaan setempat bisa memberikan data yang lengkap maka pihaknya bisa bekerjasama dengan senang hati, menuntaskan pemeriksaan ini.

Komentar

Terbarumore