(Taiwan, ROC) - Saat ini Taiwan telah memasuki musim dingin tetapi hari Sabtu (22/12) matahari masih terik sehingga masyarakat Taiwan merasakan kehangatan matahari, tidak terasa kalau sebenarnya sudah tiba di titik balik matahari musim dingin. Namun Biro Klimatologi Central Taiwan mengemukakan, mulai malam hari ini (22/12) arus angin dingin timur laut yang akan membawa uap air yang tebal akan mengarah ke selatan, hingga hari natal tanggal 25 Desember cuaca di hampir seluruh Taiwan akan berubah menjadi dingin dan lembab, bahkan tidak tertutup kemungkinan turun salju di gunung tertinggi Taiwan yaitu gunung Jade, sementara untuk dataran suhu terendah bisa mencapai 16 celsius, setelah hari natal kembali akan ada arus dingin yang membuat suhu udara di Taiwan kembali turun.
Beberapa hari ini matahari terik mengeringkan dan memberikan kehangatan membuat orang-orang tidak merasakan kalau sebenarnya sekarang ini telah berada di titik balik matahari yang berarti musim dingin telah tiba. Biro Klimatologi Central Taiwan memperkirakan, hari ini tanggal 22 desember suhu udara rata-rata di Taiwan mencapai 30 celsius. Ini berarti hari ini (22/12) akan menjadi titik balik matahari musim dingin yang kelima atau keenam terhangat, musim dingin terhangat sempat muncul dengan suhu udara mencapai 31,5 Celsius pada tahun 1934
Yang perlu diperhatikan adalah arus dingin timur laut akan bertiup ke selatan pada malam tanggal 22 Desember yang mana arus angin ini membawa uap air yang tebal sehingga cuaca di Taiwan selama beberapa hari ini akan menjadi dingin dan lembab, bahkan ada kemungkinan turun salju pertama di musim dingin tahun ini di sekitar pegunungan Jade, suhu terendah rata-rata berkisar 16 celsius, suhu yang paling dingin untuk periode kali ini akan muncul di hari minggu malam dan sepanjang hari senin.