(Taiwan, ROC) Berkaitan dengan transformasi Chiang Kai-shek Memorial hall, Komisi Keadilan Transisional pada hari Senin ini (17/12) mengemukakan, penghapusan simbol otoriter dan merencanakan agar militer penjaga akan ditarik.
Komisi Keradilan Transisional pada hari Senin ini (17/12) semenjak akhir bulan Mei hingga akhir bulan Nopember menyusun laporan, pelaksana pengganti Ketua Komisi Keadilan Transisional Yang Tsui(楊翠) mengatakan, melalui 16 kali rapat pertemuan, komisi keadilan transisional mengusulkan 5 saran untuk transformasi Chiang Kai-shek Memorial hall, mencakup penghapusan simbol otoriter, mencatat jejak bersejarah, mempromosikan pendidikan HAM, perencanaan instansi pengelolaan mandiri atau organisasi pihak ke-3 serta mempelajari tindakan transisi untuk keadilan transisional.
Pengganti pelaksana Ketua Komisi Keadilan Transisional Yang Tsui mengatakan, “Kami menyarankan semestinya dalam waktu cepat menanggapi aksi keadilan transisional, sebagai contoh kami menyarankan militer penjaga angkatan 3 bersenjata semestinya ditarik, atau di dalamnya terdapat banyak aula yang dapat difungsikan untuk pameran yang berkaitan dengan isu demokrasi dan hak asasi manusia.”
Selain itu, Komisi ini juga membahas isu penggantian versi uang koin, tidak semua negara dalam mata uangnya bergambar wajah penguasa, sementara mata uang Taiwan untuk 1 NT$, 5 NT$ dan 10NT$ versi lama dan uang kertas nominal 200 NT$ bergambar wajah Chiang Kai-shek. Yang Tsui mengemukakan telah mengirimkan surat kepada Bank Sentral dan meminta catatan versi uang kertas dan koin lama, pihaknya mengharapkan agar Bank Sentral dapat memberikan penjelasan biaya perubahan mata uang versi baru memerlukan biaya 50 milyar NT$. Ia mengemukakan, komisi keadilan transisional akan mempelajari dan mendiskusikan isu revisi mata uang nasional, perlu atau tidak untuk diganti.