History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Yuan Legislatif Tinjau Manfaat Pelonggaran Visa Masuk Taiwan Bagi Turis Asia Tenggara

  • 17 December, 2018
  • 鄭蕙玲
Yuan Legislatif Tinjau Manfaat Pelonggaran Visa Masuk Taiwan Bagi Turis Asia Tenggara
Yuan Legislatif Tinjau Manfaat Pelonggaran Visa Masuk Taiwan

(Taiwan, ROC) Yuan Legislatif pada hari Senin (17/12) meninjau anggaran 2019 untuk Kementerian Luar Negeri.  Pusat anggaran Yuan Legislatif menyampaikan, uji coba pemberlakuan fasilitas bebas visa dan bebas visa bersyarat untuk beberapa negara seperti Thailand, Vietnam dengan hasil peninjauan semenjak berlaku hingga 31 Maret tahun ini, sementara data warga asing masuk Taiwan yang overstayed dan tidak jelas keberadaannya mencapai 1.946 orang.

Komite pertahanan nasional dan diplomasi Yuan Legislatif pada hari ini meninjau anggaran 2019 untuk Kemenlu. Berdasarkan laporan dari pusat anggaran Yuan Legislatif bahwa, dalam rangka mempromosikan kebijakan baru menuju arah Selatan, secara berkelanjutan memberikan fasilitas bebas visa berkunjung ke Taiwan kepada negara sasaran kebijakan ini, diharapkan ada perkembangan dalam pembinaan hubungan bilateral, akan tetapi ada beberapa negara tidak menjalankan sistem timbal balik, yakni belum memberlakukan fasilitas bebas visa kepada pemegang paspor Taiwan, kemudian setelah memberlakukan fasilitas bebas visa, ada wisman dari sebagian negara setiba di Taiwan overstayed dan berstatus tidak resmi.

Laporan menginformasikan hingga akhir bulan Agustus tahun ini, negara sasaran kebijakan baru menuju arah selatan yang mendapat fasilitas bebas bisa kunjungan ke Taiwan diantaranya Australia, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina (masih dalam tahap uji coba), negara menjalankan sistem timbal balik untuk pemberian fasilitas bebas visa seperti Selandia baru, Singapura dan Malaysia.

Laporan lebih lanjut, Taiwan juga memberikan fasilitas bebas visa bersyarat untuk Indonesia, Vietnam, Myanmar, Laos dan India, hanya Indonesia yang memberikan fasilitas bebas visa untuk Taiwan.

Berdasarkan hasil tinjauan data semenjak berlaku hingga 31 Maret tahun ini menunjukkan, uji coba pemberian fasilitas bebas visa dan bebas visa bersyarat berlaku, melalui berbagai instansi keamanan dan keimigrasian ada kasus menetap dan ijin tinggal tidak resmi di Taiwan seperti pemalsuan dokumen, bekerja dengan tidak resmi dan lain-lain masing-masing ada 1.441 orang dan 606 orang, dengan kondisi overstayed dan ijin tinggal tidak resmi ada 349 orang dan 1597 orang.

Laporan menunjukkan percontohan pemberian visa untuk turis teladan dari negara Asia Tenggara, semenjak Nopember 2015, dari program ini memberikan visa elektronik kepada wisman asal Asia Tenggara, tanpa membatasi waktu perjalanan wisata per grup, kemudian setiba di Taiwan melepas diri dari grup wisata dan menetap di Taiwan dengan kondisi overstayed.

Pemerintah membuka fasilitas bebas visa kepada negara sasaran Kebijakan Baru Menuju Arah Selatan, promosi pariwisata Taiwanpun mendapat prestasi baik, akan tetapi kemenlu tetap memberlakukan aturan sesuai pemberian visa untuk paspor asing, dan evaluasi terhadap pariwisata dan keamanan yang dilakukan dengan ekstra hati-hati, akan mempelajari langkah tindak lanjutnya dan apakah pemberian fasilitas bebas visa dan bebas visa bersyarat akan terus diberlakukan.

Komentar

Terbarumore