History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Biaya Rumah Sakit 3,26 Juta Berkat Upaya Pemerintah Taiwan Dipotong 50%

  • 15 December, 2018
  • 鄭蕙玲
Biaya Rumah Sakit 3,26 Juta Berkat Upaya Pemerintah Taiwan Dipotong 50%
legislator DPP Cheng Yun-peng

(Taiwan, ROC) Seorang warga Taiwan saat berwisata di Jepang tiba-tiba mengalami sakit parah dan menjalani perawatan di rumah sakit Jepang, semula biaya pengobatan sangat tinggi mencapai NT$ 3,26 juta, namun beruntung sekali, oleh petugas Kantor Perwakilan Republik Tiongkok di Jepang berhasil bernegosiasi dengan pihak Jepang sehingga hanya perlu membayar setengah dari biaya pengobatan tersebut. Biaya pengobatan di Jepang sangat tinggi, menganjurkan kepada warga sebelum berangkat ke luar negeri untuk membeli asuransi.

Anggota legislator partai DPP Cheng Yun-peng(鄭運鵬) dalam facebooknya menyampaikan, salah seorang teman lamanya saat berwisata di Jepang jatuh sakit, meminta bantuannya, kemudian permasalahan ini disampaikan kepada kantor perwakilan di Jepang dan Kemenlu, pihak pemerintah segera memberikan bantuan, menegosiasi biaya pengobatan yang sangat besar, sangat beruntung sekali pasien dirawat di rumah sakit dan sembuh, melalui bantuan pemerintah bernegosiasi maka hanya membayar setengah dari biaya pengobatannya.

Berdasarkan sumber informasi yang didapat, warga Taiwan ini berkunjung ke Jepang dalam beberapa hari, tiba-tiba merasa sakit dan dioperasi di rumah sakit, dikarenakan warga asing di Jepang tidak diikutsertakan dalam asuransi kesehatan nasional Jepang, maka metode biaya pengobatan yang dikenakan 200%-300%.

Semula biaya pengobatan yang dikenakan 200%, setelah melalui negosiasi atas bantuan dari kantor perwakilan Taiwan di Jepang, kemudian pihak rumah sakit setuju hanya menarik metode biaya pengobatan 100%, yang akan dilunasi melalui pembayaran kartu kredit.

Tahun ini jumlah wisman berkunjung ke Jepang mencapai 3 juta orang per kali, banyak warga yang suka berwisata ke Jepang akan tetapi tidak membeli asuransi jiwa wisata, asuransi pengobatan dan lain-lain, saat berwisata dan mengalami musibah, menjalani perawatan maka akan menanggung beban biaya yang mahal.

Rumah sakit Jepang menyampaikan ada sebagian wisman setelah menjalani pengobatan dan sepulang ke negara asal tidak melunasi biaya pengobatan. Pada tahun 2015 ada 1.378 rumah sakit yang melayani warga asing, diantaranya 35% pasien tidak melunasi biaya pengobatannya, ada pula biaya pengobatan yang mencapai jutaan yen dan tidak dapat dihubungi lagi.

Terkait biaya rumah sakit warga asing, pada bulan Juni 2018 Jepang menggelar rapat kelompok kerja pembahasan langkah umum penanganan warga asing yang menjalani pengobatan di rumah sakit Jepang. JIka ada warga asing setelah menjalani pengobatan dan tidak melunasi biaya rumah sakit, maka pihaknya tidak akan mengizinkan yang bersangkutan masuk Jepang lagi, pemerintah Jepang akan mempertimbangkan kondisi di luar negeri dan mendata kasus di lapangan baru menentukan standar biaya.

Jika dilihat kondisi di Inggris, bagi yang tidak melunasi biaya rumah sakit berkisar 500 poundstering akan didaftar pada nama penolakan izin masuk. Dikarenakan perhitungan biaya rumah sakit bagi warga asing tidak dapat diikutsertakan dalam asuransi kesehatan nasional Jepang, maka Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Sosial Jepang memprakirakan pada tahun ini (terhitung hingga akhir bulan Maret 2019) akan memberikan standar pembiayaan. Sehubungan dengan hal ini, pasien warga asing tidak mengerti bahasa Jepang maka akan dituangkan dalam satu rangkaian pembahasan komprehensif.

Komentar

Terbarumore