History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Dua Kasus Produk Daging Mengandung Asfivirus, Penjagaan Diperketat

  • 12 December, 2018
  • 譚雲福
Dua Kasus Produk Daging Mengandung Asfivirus, Penjagaan Diperketat
Dua Kasus Produk Daging Mengandung Asfivirus, Penjagaan Diperketat

(Taiwan, ROC) - Guna mencegah Asfivirus (African swine fever and related viruses) dari Daratan Tiongkok masuk ke Taiwan, Dewan Pertanian (COA) berulang kali menghimbau agar wisatawan maupun warga yang datang ke Taiwan untuk tidak membawa produk daging babi Daratan Tiongkok tetapi tetap saja ada warga yang melanggar larangan ini. Dewan Pertanian (COA) pada hari Rabu tanggal 12 Desember mengumumkan tanggal 1 & 2 Desember sosis yang diselundupkan masuk dari Chongching dan Harbin semuanya didapati mengandung Asfivirus, hingga saat ini sudah ada 5 kasus. Sehubungan dengan semakin seriusnya kasus wabah ini untuk itu COA memutuskan siang hari tadi mengirimkan pesan singkat (SMS) penjelasan pencegahan epidemi Asfivirus ini pada seluruh masyarakat.

Wabah Asfivirus semakin merebak di Daratan Tiongkok, berdasarkan data terbaru yang dilaporkan Daratan Tiongkok ke World Organization for Animal Health (OIE) hingga akhir bulan November kemarin wabah Asfivirus telah ditemukan 91 kasus yang menyebar ke 21 provinsi kota. Asfivirus di Daratan Tiongkok bagaikan bara api liar yang menjalar cepat, tetapi masih ada warga yang mencoba membawa produk daging babi Daratan Tiongkok. COA pada tanggal 1 & 2 mendapati seorang warga Taiwan yang berwisata ke Chongching, Daratan Tiongkok membawa sosis dan seorang warga Daratan Tiongkok yang berasal dari Harbin membawa sosis merah masuk ke Taiwan, kedua orang ini dikenakan denda sebesar NT$ 15 ribu dan setelah melalui pemeriksaan dinyatakan daging tersebut 100% mengandung Asfivirus.

Penganti sementara Ketua COA, Chen Qi-cong pada hari Rabu tanggal 12 Desember menyampaikan, wisatawan yang baru kembali dari Daratan Tiongkok yang membawa produk daging pulang ke Taiwan yang beresiko tinggi mengandung Asfivirus, untuk pencegahan maka siang hari ini melalui sistem penyebaran pesan singkat peringatan pencegahan bahaya bencana untuk memberikan pesan singkat pencegahan wabah yang isinya mengingatkan masyarakat pembelian online dan membawa langsung produk yang mengandung daging babi masuk ke Taiwan adalah melanggar hukum.

Penyebaran Asfivirus di Daratan Tiongkok sulit terkendali, World Organization for Animal Health (OIE) sangat memperhatikan hal ini. OIE juga memperkirakan tahun depan wabah ini akan menyebar luas ke Taiwan, Jepang, Korea dan Daratan Tiongkok serta negara-negara Asia Timur, untuk itu tengah dipelajari cara pencegahannya.

Wakil CDE, Du Wen-zhen mengatakan, ”Harus bersama-sama melakukan pencegahan penyebaran Asfivirus, diperkirakan tahun depan akan melakukan rapat umum, tetapi waktu dan tempat belum dipastikan, masih dipersiapkan, berharap melalui rapat bersama ini kita semua dapat melakukan pertukaran informasi dan pengalaman, bersama-sama menghadapinya.”

COA juga menetapkan, penyebaran Asfivirus Daratan Tiongkok hingga ke Vietnam, dan negara Asia Tenggara memiliki resiko tinggi terkena virus ini, untuk itu di masa-masa ini akan melakukan pemeriksaan seperti pemeriksaan penumpang yang masuk dari Daratan Tiongkok pada penumpang yang berasal dari Vietnam, apakah mereka membawa produk daging masuk ke Taiwan.

Komentar

Terbarumore