(Taiwan, ROC) Pembuat dan pedagang roti Taiwan terkenal, Wu Bao-chun yang akan membuka bisnis roti di Shanghai, akan tetapi mendapat kritikan dari netizen Daratan Tiongkok dan diberi label pendukung “Taiwan berdaulat”. Wu Bao-chun pada tanggal 10 Desember 2018 malam hari di situs resmi mengumumkan, dia lahir di Taiwan dan mendukung lintas selat satu keluarga dan konsensus 92.
Pada hari Selasa ini (11/12) Presiden Tsai Ing-wen terkait dengan hal ini beliau menyampaikan, Ia beranggapan permasalahan ini sangat serius, bukan berarti menyalahkan Wu Bao-chun melainkan ini mencerminkan fenomena yang saat ini dihadapi oleh Taiwan, baik kegiatan perekonomian dan perdagangan yang sedang diputar balikkan oleh Daratan Tiongkok cukup terasa dalam kehidupan masyarakat Taiwan sehari-hari, hal ini menjadi topik yang disorot oleh sebagian besar negara di dunia, Taiwan berada di garis depan dan perlu selalu berwaspada.
Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan, Ia yakin dengan warga Taiwan tidak akan menerima tekanan demikian, cara kerja demikian juga menjadi alasan penting hubungan lintas selat semakin mundur.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Kami sekali dan sekali lagi menyaksikan ada orang yang menuturkan kata-kata ancaman, hal ini sebenarnya membuat masyarakat Taiwan memahami, semua ini adalah tekanan pemerintah, cara kerja demikian, saya yakin warga Taiwan tidak akan menerimanya, semua masyarakat dunia juga tidak dapat menerima, maka dari itu, ancaman demikian yang ada di mana-mana secara nyata menjadi alasan penting hubungan lintas selat berjalan mundur.”
Presiden mengatakan, ia mengharapkan Daratan Tiongkok dapat mengesampingkan premis terlebih dahulu, agar pertukaran lintas selat dapat berjalan dengan normal dan sehat.