History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

FTC dan Eswatini Menandatangani MoU Peraturan Persaingan

  • 11 December, 2018
  • 鄭蕙玲
FTC dan Eswatini Menandatangani MoU Peraturan Persaingan
FTC bersama Kerajaan Eswatini menandatangani MoU Peraturan Persaingan

(Taiwan, ROC) -- Dewan Peradilan Perdagangan (Fair Trade Commission/FTC) hari Selasa (11/12) menandatangani nota kesepahaman (MoU) peraturan keadilan dagang dengan Kerajaan Eswatini yang mana isi MoU tersebut mencakup kerja sama, pertukaran informasi dan lainnya. FTC menyampaikan, Taiwan pernah menerima bantuan teknis dari negara lain, sekarang telah memiliki kemampuan untuk membantu negara lain, yang memberikan bantuan bagi hubungan perdagangan bilateral.

Kerajaan Eswatini memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan, kedua belah telah menandatangani perjanjian kerja sama ekonomi bilteral (ECA) pada bulan Juni 2018 lalu. Ketua FTC, Huang Mei-ying hari Selasa bersama dengan ketua Dewan Persaingan Kerajaan Eswatini, Thabisile Langa menandatangani MoU “peraturan keadilan dagang” yang mana ini juga merupakan penandatanganan kerja sama pertama Taiwan dengan negara di Benua Afrika.

Ketua FTC, Huang Mei-ying mengemukakan, FTC sebelumnya sempat menerima bantuan teknis internasional, dan sekarang Taiwan telah memiliki kemampuan untuk memberikan bantuan pada negara lain. FTC telah menyelenggarakan pelatihan hukum persaingan nasional di Eswatini pada bulan Juni lalu, berbagi pengalaman dengan penduduk setempat, yang mana hal ini memberikan bantuan pada instansi pemerintah setempat yang tidak saja memberikan sumbangsih bagi hubungan perdagangan bilateral tetapi juga mempererat hubungan persahabatan bilateral.  

FTC menyampaikan, dikhawatirkan memburuknya aliansi pengusaha antar negara dapat mempengarhui kestabilan ekonomi global. Dunia luar beranggapan, seharusnya melalui penandatanganan kerja sama pencegahan persaingan bilateral maupun multilateral. Saat ini telah menandatangani nota kesepahaman “peraturan persaingan” dengan 9 negara yaitu Australia, Selandia Baru, Perancis, Mongolia, Kanada, Portugal, Panama, Jepang dan Eswatini.

Komentar

Terbarumore