History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden: Mengutamakan Dialog Lintas Kelompok Merupakan Tugas Penting

  • 10 December, 2018
  • 尤繼富
Presiden: Mengutamakan Dialog Lintas Kelompok Merupakan Tugas Penting
Presiden: Mengutamakan Dialog Lintas Kelompok Merupakan Tugas Penting

(Taiwan/ROC) --- Presiden Tsai Ing-wen secara pribadi menyerahkan “Penghargaan Demokrasi dan Hak Asasi Manusia Asia” kepada Jaringan Gusdurian Indonesia pada Senin (10/12). Dalam kata sambutannya, Kepala Negara menyampaikan upaya Taiwan dalam mencapai demokrasi tidaklah selalu mulus, melainkan masih terdapat berbagai rintangan dan hambatan. Presiden Tsai mengemukakan Jaringan Gusdurian Indonesia mengingatkan kepada seluruh khalayak masyarakat, menjalin komunikasi dengan berbagai kelompok dan mengutamakan dialog antar publik merupakan salah satu tugas penting yang dianut masyarakat demokrasi.

10 Desember 2018 adalah peringatan genapnya 70 Tahun “Pernyataan Umum tentang Hak Asasi Manusia”. Yayasan Demokrasi Taiwan (TFD) mengadakan upacara penghargaan, dan Kepala Negara secara pribadi menyematkan “Penghargaan Demokrasi dan HAM Asia” yang pada tahun ini jatuh ke tangan “Jaringan Gusdurian Indonesia”.

Dalam pidatonya, Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan Jaringan Gusdurian Indonesia didirikan pada tahun 2010, yang berdasar pada asas yang selalu didengungkan oleh Mantan Presiden Indonesia KH Abdurahman Wahid, yakni berpegang teguh pada toleransi dan dialog. Melalui partisipasi yang dapat memperkuat diri, dan memperteguh nilai demokrasi, membantu kaum minoritas yang tertindas. Ini memainkan peran yang cukup penting, ketika muncul ketegangan yang menyeret isu ras dan agama.

Kepala Negara menyampaikan perbedaan antar kelompok etnis dan berusaha memperkokoh nilai demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat, merupakan pengalaman yang sudah dijalani oleh Taiwan. Dalam kurun 30 tahun terakhir, Taiwan sudah melewati masa transformasi demokrasi, yang diwarnai berbagai tantangan dan rintangan. Hingga hari ini, berbagai hambatan juga harus kembali dihadapi. Taiwan bersedia berbagi pengalaman dan menjalin pertukaran dengan negara-negara lain, dalam mendiskusikan isu-isu terkait demokrasi. Dengan demikian, akan dapat memperkokoh nilai demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat. 

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Jaringan Gusdurian Indonesia, yang telah mengingatkan kami bahwa menyatukan perbedaan antar kelompok dan memperdalam dialog antar publik merupakan salah satu tugas paling penting dalam masyarakat demokratis. Dari konteks internasional, kehidupan sosial demokratis saat ini selalu diwarnai dengan penyampaian pendapat yang terlampau ekstrim dan perpecahan dalam masyarakat sipil semakin terlihat jelas. Jaringan Gusdurian Indonesia menekankan asas toleran dan dialog antar agama ras. Nilai-nilai ini merupakan hal yang patut menjadi pelajaran bagi kami.”

Kepala Negara juga berharap seluruh komunitas internasional yang memiliki ide prinsip serupa dapat bergandengan tangan dan saling berbagi. Yayasan Demokrasi Taiwan (TFD) merupakan yayasan demokrasi tingkat nasional pertama yang berhasil berdiri di kawasan Asia. Ini merupakan platform yang sangatbaik bagi dialog dan pertukaran akan isu-isu demokrasi. Presiden Tsai melanjutkan dengan pertukaran yang digelar pada masa mendatang, akan dapat memberikan kontribusi besar bagi komunitas global.

Komentar

Terbarumore