(Taiwan, ROC) – Dalam pemberitaan di sebuah media asing, The National Interest, disebutkan jika perusahaan teknologi Huawei baru saja membuka toko utamanya di Taipei pada bulan April lalu, dan banyak pihak yang menggunakan produk Huawei, sehingga dikhawatirkan berkemungkinan terjadinya kebocoran data informasi pengguna yang akan memberikan dampak buruk akan keamanan nasional negara. Berkenaan dengan hal tersebut, Juru Bicara NCC Ong Bo-zong menjelaskan tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut, karena sesuai dengan hukum peraturan yang ada, larangan penggunaan perangkat teknologi buatan Daratan Tiongkok telah lama diberlakukan.
Ong Bo-zong menjelaskan bahwa saat NCC melakukan penelitian terhadap produk telekomunikasi 4G, telah memberlakukan peraturan pengawasan jaringan internet pasal 43 butir 9, yang menyebutkan jika pimpinan instansi terkait harus mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah dengan turut memperhatikan masalah keamanan nasional yang ada. Hal ini berarti, telah diberlakukan larangan penggunaan perangkat elektronik atau media teknologi yang diproduksi oleh Daratan Tiongkok.
Ong Bo-zong menyebutkan bahwa sistim jaringan 4G telah menambahkan alamat IP untuk pengguna internet, meminimalisasikan piranti keras, yang artinya adalah fondasi media teknologi yang ada di Taiwan menjadi lebih cerdas. Pada saat itu, pihak NCC juga telah mempertimbangkan masalah keamanan nasional dan penggunaan data informasi yang ada, sehingga barulah memberlakukan larangan tersebut.
Berkenaan dengan peringatan yang diberitakan oleh media asing, dimana Taiwan banyak yang menggunakan produk keluaran perusahaan Huawei, dan berkemungkinan memberikan resiko dalam keamanan nasional, Ong Bo-zong menjelaskan bahwa NCC saat melakukan ujicoba sistem perusahaan jasa telekomunikasi juga telah mengeluarkan peraturan khusus yang berupa larangan penggunaan perangkat elektronik produksi Daratan Tiongkok.