(Taiwan, ROC) Pemilu dan referendum dilakukan secara serentak menyebabkan ketidaknyamanan bagi warga, untuk memberikan suara harus mengantri panjang, bahkan terjadi warga masih memilih namun hasil perhitungan suara telah diumumkan, sehubungan dengan hal ini Yuan Legislatif meminta Komisi Pemilihan Umum(CEC) untuk memberikan laporan terkait pada hari Senin ini (3/12). Dalam laporan disampaikan, kali ini jumlah panitia pelaksana pemilu sebanyak 296.000 orang, lebih dari 1/3nya belum berpengalaman dalam kegiatan pemilu, masih kurang berpengalaman dalam menanggapi maupun menangani kejadian di tempat pemungutan suara. Penjelasan demikian membuat masyarakat luar menilai kinerja CEC tidak benar dan melemparkan tanggung jawab kepada panitia pelaksana.
Chen Chau-chien (陳朝建) mengatakan, “usai pemilu, masih banyak hal yang perlu kami kerjakan, mencakup tinjauan terhadap pelaksanaan pemilu, juga mencakup pengusulan revisi terhadap referendum, serta pemilihan ulang untuk legislator, masih ada tantangan untuk pemilihan berikutnya, saya akan mengupayakan untuk melaksanakan tugas secara bertahap dengan maksimal dan menyelesaikan tugas saya dengan sekuat tenaga.”
Mengenai arah peningkatan untuk kinerja pelaksanaan pemilihan di masa depan, Chen Chau-chien mengatakan, Komisi Pemilihan Umum(CEC) mempelajari pemungutan surat suara secara elektronik, akan merevisi aturan referendum pasal 23, mempertimbangkan metode yang digunakan negara lain, dan mengadopsi masa persiapan referendum semula 1-6 bulan diubah menjadi 4 bulan ke atas, semula me”wajib”kan hari pemilu dan referendum dijalankan serentak diubah menjadi “sebaiknya”, sehingga pelaksanaan bersifat lebih fleksibel. CEC juga akan merevisi jumlah personal yang bertugas di TPS dan menambah pos TPS, serta akan mempelajari prosedur kemudahan menjalankan pemungutan suara untuk referendum, mencakup meninjau jalur pemungutan suara, metode yang lebih efektif, percetakan referendum dan cara perhitungan surat suara. Sehubungan dengan hal ini, juga akan meningkatkan pelatihan bagi pelaksana pemilu.
Chen Chau-chien mengatakan, PM Lai pada tanggal 29 Nopember 2018 menginstruksikan CEC wajib meninjau kembali pelaksanaannya dan dalam waktu 1 bulan memberikan kemajuan, permasalahan ini ditangani sesuai perintah.