History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Aktif Berpartisipasi, Kemenlu Mengundang Semua Kalangan Internasional Ikut Kelas Pelatihan

  • 20 November, 2018
  • 鄭蕙玲
Aktif Berpartisipasi, Kemenlu Mengundang Semua Kalangan Internasional Ikut Kelas Pelatihan
Direktur divisi kerjasama internasional dan urusan ekonomi, Kemenlu Yeh Fei-bi : Kemenlu menjadwalkan pada tahun depan akan membuka “kelas pengembangan inovasi generasi muda” dan “kelas studi tentang aplikasi sains dan teknologi untuk memperkuat industri pertanian”

(Taiwan, ROC) Sejalan dengan Kebijakan Baru Menuju Arah Selatan, Kemenlu menjadwalkan pada tahun depan akan membuka “kelas pengembangan inovasi generasi muda” dan “kelas studi tentang aplikasi sains dan teknologi untuk memperkuat industri pertanian”, mengharapkan dalam kesempatan ini dapat membina kerjasama dengan negara sasaran kebijakan baru menuju arah Selatan, selain itu dalam rangka menanggapi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) maka merencanakan banyak kelas pelatihan dengan mengundang pakar untuk ikut berpartisipasi, mengharapkan dalam kesempatan ini dalam mengup-grade pertukaran kerjasama, menonjolkan keaktifan Taiwan dan citra baik Taiwan di mata internasional.

Direktur divisi kerjasama internasional dan urusan ekonomi, Kemenlu Yeh Fei-bi(葉非比) mengatakan, telah membuka 2 kelas pelatihan yang difokuskan pada 10 negara sasaran kebijakan baru menuju arah Selatan, dan 6 negara Asia Selatan diantaranya India, Sri Langka, Pakistan, total mengundang 45 ahli, diharapkan dalam kesempatan ini dapat meningkatkan hubungan kerjasama dengan negara sasaran kebijakan ini, membantu membangun koneksi bisnis bagi pengusaha Taiwan dan mengekspansi peluang pasar hingga ke negara sasaran kebijakan baru menuju arah Selatan.

Selain beberapa kelas yang ditujukan kepada negara sasaran kebijakan baru menuju arah Selatan, dalam rangka menanggapi tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) maka Kemenlu membuka 17 kelas penelitian lainnya yang mengundang sebanyak 375 peserta dari negara-negara bersahabat yang terdiri dari kalangan pejabat, akademis, pebisnis menjadi SDM bertalenta yang ikut serta dalam kelas pelatihan ini dengan bimbingan materi di bidang ekonomi kreatif, aplikasi informasi dan pengembangan generasi muda.

Wakil Sekjen International Cooperation and Development Fund(ICDF), Lee Pai-po mengatakan, melalui pengalaman pengembangan ekonomi Taiwan dapat membangun kerangka yang efektif bagi peningkatan SDM bertalenta, memprmosikan pertukaran internasional dan menonjolkan keunggulan Taiwan. Lee Pai-po mengatakan, “Negara-negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik mulai dari Eropa hingga negara –negara di Amerika Latin seperti Brasil, Argentina, Chili juga ikut serta, dari 375 peserta mencakup berkisar 46 negara, telah melampaui dari batas hubungan diplomatik.”

Selain itu, salah satu negara di Afrika yang memiliki hubungan diplomatik Kerajaan Swaziland menjadi lokasi tempat bekerja yang penting, Lee Pai-po(李栢浡) mengemukakan, Taiwan mengembangkan pendidikan vokasional dan kompetensi, pada tahun ini disesuaikan dengan permintaan kebutuhan tenaga kerja bidang industri, membantu mengup-grade perangkat lunak dan perangkat keras guna meningkatkan mutu pendidikan dan membuka bimbingan lanjutan, hingga kini pelatihan berjalan dengan baik dan telah berhasil menggapai sasaran peningkatan SDM berkompeten yang memiliki daya saing dalam industri.

Komentar

Terbarumore