History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

James Moriarty: Kesamaan Bahasa Antar Selat, HOAX Mudah Melukai Taiwan

  • 10 November, 2018
  • 譚雲福
James Moriarty: Kesamaan Bahasa Antar Selat, HOAX Mudah Melukai Taiwan
James Moriarty: Kesamaan Bahasa Antar Selat, HOAX Mudah Melukai Taiwan

(Taiwan, ROC) - Kepala Institut Amerika di Taiwan (American Institute in Taiwan / AIT), James Moriarty menyampaikan, Taiwan menggunakan bahasa yang sama dengan pihak seberang Antar Selat Taiwan, ditambah lagi Taiwan memiliki kebebasan berpendapat sehingga resiko terhadap berita palsu global sangat tinggi.
Dalam laporan wawancara khusus bersama James Moriarty beberapa hari lalu, James Moriarty mengemukakan kalau setiap wilayah demokrasi pasti khawatir dengan serangan informasi palsu global, Taiwan yang memiliki kesamaan bahasa dengan “Antar Selat Taiwan” ditambah lagi dengan kemudahan saluran informasi, kebebasan berpendapat masyarakatnya dan unsur lainnya yang mana semua ini semakin meningkatkan resiko serangan informasi palsu, mungkin ini menjadi masalah besar yang harus dihadapi Taiwan.
James Moriarty mengatakan, Amerika Serikat juga menghadapi negara-negara lain yang berupaya mengikis kebebasan berpendapat sistem demokrasi dengan menggunakan informasi palsu, “Ini sangat berbahaya”, untuk itu Taiwan berada di garis terdepan dalam membenahi masalah ini.
James Moriarty yang tanggal 4 – 10 November 2018 menghadiri pertemuan anggota “Global Cooperation and Training Framework GCTF” Taiwan, dalam pertemuan, Amerika dan Taiwan meninjau hasil dari kegiatan GCTF selama tahun ini dan juga bertukar pendapat untuk kerja sama dan program kerja tahun depan.
Di bawah naungan GCTF, Taiwan-Amerika menyelenggarakan “Membela Demokrasi melalui Literasi Media “ di Taipei pada bulan Oktober lalu yang dihadiri oleh media, pakar dan pejabat dari 10 lebih negara di Kawasan Indo Pasifik, Wakil Asisten Pelayanan Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, Scott Busby juga secara khusus datang dan memberikan kata sambutan.
Kongres Amerika Serikat tahun ini meloloskan Taiwan Travel Act (TTA), terkait hal ini James Moriarty menyampaikan, TTA bukanlah kebijakan baru melainkan untuk kembali memperkokoh hubungan Taiwan dan Amerika Serikat.
Mengenai apakah pejabat tingkat tinggi kedua belah pihak akan saling melakukan kunjungan di masa mendatang? James Moriarty menyampaikan, pihak AS menghimbau pejabat Taiwan pada tingkatan yang sesuai melakukan kunjungan. Mengenai apakah ada kemungkinan bagi Presiden Taiwan mengunjungi Washington DC, Moriarty mengemukakan kalau tidak menerima pertanyaan “Hipotesis”, pihak Amerika akan dengan cara dapat menguntungkan Taiwan menyelesaikan masalah-masalah yang ada. 
Tahun depan UU Hubungan Taiwan (Taiwan Relation Act /TRA) genap berusia 40 tahun, Moriarty juga memberikan penjelasan mengenai permintaan Taiwan membeli 2 armada kapal perang Perry (Perry class frigate), melambangkan komitmen Amerika dalam memenuhi TRA dan menyediakan persenjataan defensif yang dibutuhkan Taiwan, meneruskan komitmen beberapa pemerintahan AS sebelumnya.

Komentar

Terbarumore