History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

PM Lai Hadir dalam Serah Terima Jabatan Kepala TRA Taiwan

  • 09 November, 2018
  • 曾秀情
PM Lai Hadir dalam Serah Terima Jabatan Kepala TRA Taiwan
Serah Terima Ketua TRA Baru

(Taiwan, ROC) -- Setelah terjadinya peristiwa tergelincirnya kereta api Puyuma yang menyebabkan kerusakan parah pada tanggal 21 Oktober 2018 kemarin, Yuan Eksekutif selain membentuk tim investigasi khusus dan tim pemeriksaan kereta api (TRA), juga menyetujui pengunduran diri yang diajukan kepala TRA, Lu Chieh-shen sebagai pertanggungjawabannya, sebagai gantinya diambil alih oleh wakil menteri perhubungang, Chang Cheng-yuan (張政源) yang berarti turun jenjang jabatan ini merupakan hal yang jarang terjadi ; lebih jarang lagi di mana Perdana Menteri William Lai juga hadir dalam acara serah terima jabatan yang berlangsung hari Jumat (9/11).
 

Perdana Menteri William Lai selain yakin dengan keberanian Chang Cheng-yuan memikul beban tanggung jawab ini lagi pada saat TRA menghadapi masa paling sulit bersama dengan 13 juta karyawan TRA bersama-sama melewati masa krisis ini agar perusahaan perkeretaapian Taiwan yang telah berusia 131 tahun dapat lahir kembali.
 

Bersamaan dengan waktu itu, Perdana Menteri William Lai mengenang peristiwa Puyuma, saat ia mengunjungi lokasi kejadian dan bertemu dengan pihak keluarga korban, tidak tahu harus berkata apa untuk menyampaikan permintaan maaf, terlebih pada keluarg bermarga Tong yang 8 dari keluarganya menjadi korban yang tewas, bahkan ia tidak berani masuk untuk menghibur mereka. Sedangkan untuk mereka yang mengalami luka-luka William Lai sangat sedih dan tidak tahu untuk memberikan kompensasi apa pada mereka.
 

Perdana Menteri William Lai mengatakan,《外:181109-04賴清德(男)32"》”Meskipun saya meminta maaf pada setiap keluarga tetapi saya harus menggunakan apa untuk minta maaf pada mereka? Kami harus menggunakan apa? Bahkan saya tidak berani mengulurkan tangan untuk berjabat tangan, terlebih pada keluarga yang mengalami korban meninggal yang banyak, mereka sedang beristirahat, saya yakin setiap orang memiliki perasaan yang sama, tidak berani buka pintu dan masuk untuk menyampaikan bela sungkawa.”
 

Terakhir, PM Lai juga menekankan, tugas penting TRA di masa mendatang adalah agar dapat memiliki kehormatan dan bersatu, dalam reformasi ini tidak perlu ada orang luar, tidak perlu ada pahlawan dan juga tidak ada terpotong, kita semua bersama-sama menanggung beban, bekerja sama dan saling membantu agar peristiwa seperti ini tidak terulang lagi, membuktikan pada dunia luar bahwa pemerintah dengan tulus menyampaikan permintaan maaf pada seluruh masyarakat.

Komentar

Terbarumore