(Taiwan/ROC) --- Menanggapi pemantauan Biro Pertahanan Nasional (NSB), Presiden Tsai Ing-wen pada Jumat (2/11) melalui akun facebooknya mengemukakan gaya hidup demokrasi dan kebebasan Taiwan, merupakan buah dari kerja keras masyarakat luas. Memilih langsung Presiden dan mengawasi kerja dari badan pemerintahan, merupakan hak yang dijamin oleh undang-undang. Demikian pula dengan pendapat di media sosial, yang tidak dapat diintervensi oleh pihak lain dan tidak seharusnya mendapat pengawasan. Setiap inidividu berhak mengutarakan pendapat dan harus bertanggung jawab akan pendapatnya sendiri. Dalam hal ini, negara sudah memiliki hukum peraturan terkait.
Kepala Negara mengemukakan demokrasi yang mendasari saat ini, tidak akan membiarkan Taiwan kembali mengulang masa kelam darurat militer terdahulu. Presiden Tsai memberikan contoh akan halaman Facebooknya. Beliau melanjutkan, setiap harinya ia menerima pendapat yang beraneka ragam; dari yang mendukung, mengriktik, dan diskusi akan isu-isu publik. Presiden Tsai menambahkan ia menyambut dengan tangan terbuka bagi siapa pun yang ingin memberikan saran; baik masyarakat Taiwan hingga global. Karena demokrasi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Taiwan.
Presiden Tsai menekankan tujuan dasar dari pertahanan nasional adalah menjamin hak dari setiap warga negara. Beliau melanjutkan pemerintahan yang dipimpinnya tidak akan membatasi kebebasan individu dan tidak akan membiarkan peristiwa pengekangan yang terjadi pada masa lampau terulang kembali. Kepala Negara mengemukakan kebebasan berdemokrasi merupakan nilai Taiwan dan akan melindunginya.
Presiden Tsai Ing-wen melanjutkan dikarenakan adanya ancaman dari pihak luar yang memanfaatkan isu simpang siur dan mengintervensi urusan internal Taiwan serta menganggu sistim demokrasi Taiwan, sehingga NSB mengambil langkah pencegahan yang diperlukan. Dalam era dimana sumber berita dapat begitu mudah disebar, setiap negara pasti memiliki langkah pencegahan yang sama.