History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Minta Segera Klarifikasi Penyebab Kecelakaan KA Puyuma

  • 22 October, 2018
  • Editor
Presiden Tsai Minta Segera Klarifikasi Penyebab Kecelakaan KA Puyuma
Kecelakaan kereta api puyuma

(Taiwan, ROC) Kereta Api Puyuma pada tanggal 21 Oktober 2018, mengalami kecelakaan, kereta keluar dari rel dan terbalik mengakibatkan korban meninggal. Presiden Tsai Ing-wen pada hari ini (22/10) pagi hari menuju ke stasiun kereta api Xinma, Yilan guna memantau lokasi kejadian. Presiden meminta agar instansi berwajib segera melacak penyebab kecelakaan ini, dan mengharapkan dalam waktu 3 hari, transportasi kereta api dapat berjalan normal kembali.

Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan, kejadian kecelakaan ini cukup parah, pada kesempatan pertama pemerintah wajib turun tangan memberikan pertolongan, pusat komando telah mengutus tim pertolongan untuk menanggapi dan mulai mengaktifkan setiap fungsi mekanisme.

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, selain mengunjungi on the spot stasiun kereta api Xinma untuk memantau kondisi di lapangan, juga beberapa rumah sakit membesuk korban dan keluarga korban, untuk menyampaikan rasa simpati. Saat bersamaan, Presiden Tsai Ing-wen meminta pihak yang berweweang untuk mengklarifikasikan kejadian ini. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Selain itu, saya berpendapat semua ikut peduli semua ingin tahu mengapa kecelakaan ini dapat terjadi, maka kami juga meminta kepada pihak yang berwewenang segera melakukan klarifikasi kejadian ini baik waktu dan kronologis termasuk juga tindak lanjut kecelakaan, agar dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat Taiwan, klarifikasi penyebab kecelakaan ini.”

Dilihat dari sektor perhubungan ini, Perusahaan Jawatan Kereta Api Taiwan(TRA) pada tanggal 22 Oktober pagi hari melaporkan beberapa jalur rel dialihkan agar operasi kereta tetap dapat berjalan, Presiden Tsai Ing-wen mengharapkan dalam waktu 3 hari dapat memulihkan kembali operasi perhubungan kereta api dan memobilisasikan staf membantu memfasilitasi perhubungan yang diperlukan warga masyarakat kawasan Timur. Presiden Tsai Ing-wen secara khusus berterima kasih atas kerja keras dari tim penyelamatan yang terdiri dari kepolisian, pemadam kebakaran, militer dan staf TRA serta tim medis rumah sakit.

Presiden Tsai Ing-wen menambahkan, setelah kejadian ini, telah menerima banyak ucapan dan perhatian simpati dari negara-negara sahabat, termasuk Amerika, Uni Eropa dan Inggris, Ia mengapresiasi perhatian dari negara-negara sahabat. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, ini merupakan masa sulit, mengharapkan agar seluruh masyarakat turut mendoakan korban yang telah meninggal dunia, dan bersama menghadapi masa sulit ini.

Kemenlu pada hari ini mengemukakan, menerima ungkapan simpati dan perhatian dari kantor perwakilan dari negara Amerika, Uni Eropa, Inggris, Belize dan Haiti,hingga siang hari ini (22/10) beberapa negara lainnya seperti Paraguay, Nikaragua, Guatemala, Saint Lucia, Jepang, Singapura, Kanada dan India turut memberikan rasa simpati yang mendalam.

Kemenlu mengatakan, mendapat perhatian dari negara-negara, membuat pihaknya dapat merasakan kehangatan persahabatan dari mereka kepada Taiwan dan mengapresiasi atas perhatian mereka.

Komentar

Terbarumore