History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

OCAC Berkemungkinan Ajukan Pelajar Tionghwa Perantau Agar Dapat Menjadi Prajurit

  • 13 March, 2014
  • Editor

   Guna menyelesaikan masalah sumber daya perekrutan prajurit, ada anggota legislator yang menyarankan untuk memperlonggar batasan dalam pengajuan kewarganegaraan Republik Tiongkok bagi para pelajar Tionghwa perantau, agar mereka juga dapat ikut serta menjadi anggota tentara nasional. Ketua Dewan Urusan Tionghwa Perantau Yuan Eksekutif atau OCAC, Chen Shiyh-kwei, menyatakan dukungannya dalam rapat Yuan Legislatif pada hari Kamis tanggal 13 Maret. Pelonggaran batasan ini dapat digunakan dalam pencarian sumber daya perekrutan prajurit. Namun karena para pelajar Tionghwa perantau bukan warga negara Republik Tiongkok, maka sesuai dengan peraturan yang berlaku, mereka tidak dapat bergabung dalam angkatan tentara nasional.

  Chen Shyh-kwei mengatakan, “Saya pribadi mendukung hal tersebut. Kami berharap Kemenhankam juga dapat memasukkan pelajar asal Myanmar dan juga pelajar Tionghwa perantau sebagai bagian dari sumber daya prajurit masa depan. Kini banyak sekali pelajar Tionghwa perantau yang menggunakan paspor dari negara lain, seperti pelajar Tionghwa perantau asal Myanmar yang menggunakan paspor Myanmar, pelajar Tionghwa perantau asal Utara Thailand menggunakan paspor Thailand. Sehingga akan menjadi masalah, saat mereka ingin menjadi bagian dari tentara Republik Tiongkok.”

  Chen Shyh-kwei menyebutkan bahwa pihak OCAC akan terus melakukan komunikasi dengan Kemenhankam, berharap dapat dilakukan perbaikan dalam undang-undang perekrutan prajurit negara, menyelesaikan status kewarganegaraan para pelajar Tionghwa perantau yang berada di Taiwan, dimana jika para pelajar tersebut berkeinginan untuk menjadi prajurit, maka para pelajar Tionghwa perantau tersebut dapat mengajukan kewarganegaraan Taiwan.

Komentar

Terbarumore