History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

TRA Menyampaikan Permintaan Maaf Atas Kecelakaan KA Puyuma Express

  • 21 October, 2018
  • Editor
TRA Menyampaikan Permintaan Maaf Atas Kecelakaan KA Puyuma Express
TRA Menyampaikan Permintaan Maaf Atas Kecelakaan KA Puyuma Express

(Taiwan/ROC) --- Kereta Api Puyuma Express terbalik pada Minggu (21/10) dan menjatuhkan korban jiwa. Sebelumnya dilaporkan telah ada 18 korban meninggal dan 148 korban luka-luka. Wakil Menteri Perhubungan Wang Kwo-tsai (王國材) dan Biro Kereta Api Taiwan (TRA) Lu Chieh-shen (鹿潔身) melalui konferensi pers pada Minggu (21/10) menyampaikan permintaan maaf sedalam-dalamnya. Lu Chieh-shenmengemukakan bahwa akan segera menyelidiki penyebab terjadinya peristiwa naas ini. Wang Kwo-tsaijuga menyampaikan akan melakukan peninjauan terkait untuk mencegah terulangnya kembali kejadian memilukan ini. 

 

Kereta Api Puyuma Express dengan no. 6432 berangkat dari Shulin Taipei menuju Taitung. Kereta api yang berangkat pada Minggu (21/10), tergelincir dan keluar dari rel di jalur yang terletak di antara Stasiun Dongshan dengan Stasiun Baru Su'ao. 5 dari 8 gerbong kereta api dilaporkan terbalik.

 

Hingga berita ini diturunkan, terdapat 18 korban dilaporkan meninggal dunia dan 168 korban luka-luka. Kereta ini diketahui mengangkut 366 penumpang. Saat peristiwa naas ini terjadi, pihak TRA segera membentuk tim tanggap bencana kelas 1 dan pada pukul 18:00 berhasil membentuk pusat penanggulangan bencana. 

 

Peristiwa ini merupakan kecelakaan terparah yang pernah terjadi dalam sejarah perkeretaapian Taiwan. Melalui konferensi pers, Ketua TRA menjelaskan situasi kecelakaan dan menyampaikan permintaan maaf sedalam-dalamnya. Terkait dengan penyebab terjadinya kejadian menyedihkan ini, Komite Keselamatan Lalu Lintas tengah melakukan penyelidikan. Standar proses pemeliharaan selama 6 tahun sekali pun, baru selesai diberikan kepada KA Puyuma Express 6432 pada tahun lalu. Apakah ini terkait dengan kecepatan laju kereta yang melebihi batas? Hal ini masih membutuhkan proses investigasi lebih lanjut.

 

Lu Chieh-shen mengatakan, “Kereta Api Puyuma Express termasuk jenis kereta miring (tilting train). Karakteristik dari kereta ini, dimana saat melewati jalur yang meningkung dapat berlari lebih cepat dibandingkan dengan jenis kereta lainnya. Baik dari proses produksi dan masa uji coba, kereta api ini telah melayani masyarakat selama 6 tahun. Semuanya berjalan sebagaimana mestinya. Berdasarkan laporan saat ini, jalur tergelincirnya kereta terletak pada tikungan sepanjang 300 meter. Terkait dengan jumlah kecepatan, dikarenakan kami masih harus segera melakukan perbaikan di lokasi kejadian, baru dapat memeriksa CCTV dari gerbong kereta. Dan juga dikarenakan masinis KA juga masih terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit.”

 

Wakil Menteri Perhubungan Wang Kwo-tsai diketahui juga hadir dalam konferensi pers tersebut. Ia menyatakan penyesalan yang mendalam akan terjadinya peristiwa naas ini. Menteri Perhubungan Wu Hong-mo (吳宏謀)juga telah tiba di lokasi kejadian dan segera mengunjungi rumah sakit para korban dirawat.

 

Wang Kwo-tsai menekankan TRA sebelumnya sudah pernah mengusulkan untuk segera memperbaiki dan memperbaharui kondisi kereta api yang ada. Ia melanjutkanpemerintah akan segera melakukan peninjauan untuk mencegah terulangnya kembali peristiwa naas ini.

 

 

Komentar

Terbarumore