History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kontroversi Film KANO, Menteri Kebudayaan Lung: Seorang Kreator Tidak Usah Perduli

  • 13 March, 2014
  • Editor

Sebuah film layar lebar “KANO” hasil karya sutradara Ma Chih-hsiang dan produser Wei Te-sheng yang mengambil cerita nyata di tahun 1931 tentang perjalanan tim bisbol Kano yang pemainnya tergabung dari orang Taiwan, Jepang dan suku aborigin berhasil bermain di turnamen Jepang, sudah berhasil menjual tiket hingga NT$ 100 juta. Bahkan film ini dinilai sebagai film bertema olahraga terbaik yang pernah ada di Taiwan. Namun karena film ini menggunakan bahasa Jepang dimana saat itu memang adalah masa penjajahan Jepang sehingga muncul kontroversi dari sebagian kalangan yang menilai bahwa ini sama saja mendukung “Jepang-nisasi” yang dapat merusak subjektivitas Taiwan.

Kontroversi film KANO juga sampai tingkat Yuan Legislatif, Menteri Kebudayaan Lung Ying-tai, hari Kamis tanggal 13 Maret sempat ditanya pendapatnya mengenai hal tersebut oleh legislator komite Pendidikan dan Kebudayaan.

Menteri Lung menyampaikan bahwa ia sudah menyaksikan film KANO, ia sendiri merasa terharu oleh semangat yang disampaikan dalam filem itu. Ia menilai, sutradara tidak berpura-pura, dengan cara yang sederhana menyampaikan cerita itu dengan baik, ini adalah film yang “bersih”. Ia beranggapan kreator tidak dapat memuaskan pandangan sejarah setiap orang, jadi tidak perlu perduli apa kata orang.

Lung mengatakan, “Saya rasa sebagai seorang kreator, ia harus bertanggung jawab atas pengetahuannya sendiri, apakah sudah mendalami betul? Seberapa  besar tanggung jawab yang ada dalam hatinya? Kira-kira tidak perlu perduli berbagai pandangan orang lain. Karena yang dimaksud pandangan sejarah, dari blok yang paling kiri hingga yang ke kanan, dari yang paling hijau hingga yang paling biru semuanya berbeda, sebagai seorang kreator, kalau bertanya ingin bertanya ingin memuaskan pandangan sejarah yang mana, tentu anda pasti tidak akan bisa berkreasi.”

Masih ada banyak ratusan tahun sejarah Taiwan di dalam laci yang belum dibuka, lanjut menteri, ini baik untuk diangkat oleh kreator, sehingga semakin banyak orang yang melihat.

Komentar

Terbarumore