(Taiwan/ROC) --- Biro Pengawasan Maritim (CGA) pada Selasa (16/10) mengemukakan bahwa Wakil Ketua CGA Chai Zhang-meng (蔡長孟) memimpin tim delegasi ke Republik Kepulauan Marshall dengan menumpangi Kapal Patroli No. 7 dan melaksanakan misi patroli laut pada 9 Oktober 2018 hingga 15 Oktober 2018. Kegiatan ini dapat memperat kerja sama antar keduanya, terutama di bidang kemaritiman.
Dalam rangka untuk melaksanakan prosedur pengawasan maritim di perairan pasifik barat dan tengah, guna memenuhi tanggung jawab melindungi perairan internasional dan menerapkan nilai kemanusiaan, CGA akan mengirimkan kapal patroli maritim sebanyak 2 hingga 4 kali dalam setahun.
Dalam misi pengawasan kali ini, Kapal Patroli No.7 semenjak 9 Oktober 2018 hingga 15 Oktober 2018 telah berlabuh di Pelabuhan Majuro Republik Kepulauan Marshall untuk melaksanakan misi ini. Dalam periode ini, selain mengundang penduduk setempat untuk naik ke atas kapal, juga mengundang Warga Tionghoa Perantauan untuk mengikuti upacara kenaikan bendera. Jajaran pemerintah setempat pun diundang untuk menghadiri dalam rapat pertukaran membahas kerja sama dalam bidang maritim. Beberapa pencapaian berhasil diraih dalam kerja sama kali ini; antara lain pencapaian dalam pembentukan kelompok kerja sama patroli maritim, pelayaran maritim bersama, berbagi akan sumber pelatihan dan membentuk jendela khusus pertukaran. CGA juga mengundang Presiden Republik Kepulauan Marshall Hilda C. Heine untuk berkunjung ke kapal. Hal ini merupakan bukti nyata penerapan hubungan kerja sama kemaritiman antar Pemerintah Taiwan dengan Kepulauan Marshall.
Terkait dengan patrol maritime yang akan dilaksanakan secara bersama, berlangsung semenjak 15 Oktober 2018 hingga 19 Oktober 2018 mendatang. Kapal Patroli No.7 Taiwan secara perdana akan membawa tim patroli laut, otoritas kepolisian dan pelabuhan Kepulauan Marshall, dengan total 7 anggota. Patroli maritime yang berlangsung selama 5 hari 4 malam, dilakukan untuk membantu Republik Kepulauan Marshall dalam meningkatkan keamanan perikanan di perairan zona ekonomi eksklusif.