History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Ko Wen-je Harapkan Kota Menjadi Kota Ekologis

  • 06 October, 2018
  • Editor
Ko Wen-je Harapkan Kota Menjadi Kota Ekologis

        (Taiwan, ROC) – Eco Fair 2018 yang berlangsung selama 2 hari, dibuka secara umum pada hari Sabtu tanggal 6 Oktober dengan bertempat di Taman Da An. Kegiatan Eco Fair tersebut turut mengundang lebih dari 70 instansi peserta terkait, baik dalam maupun luar negeri untuk membuka gerai pameran, serta penayangan film di ruang terbuka untuk umum. Walikota Taipei Ko Wen-je menjelaskan bahwa kondisi suhu dan cuaca yang kerap berubah dengan drastis tersebut, memberikan ancaman dalam perkembangan sebuah kota. Membangun sebuah kota yang kokoh adalah hal yang paling penting bagi pemerintah kota, dan taman Da An yang kini menjadi sebuah jantung yang kokoh, turut menyediakan berbagai sarana dan prasarana penting yang dibutuhkan dalam sebuah kota. Ke depannya, pemerintah kota akan terus melanjutkan pembangunan yang ada di taman Da An, sehingga kota Taipei dapat menjadi sebuah kota yang ekologis.

        Dalam hal turut menggaungkan topik utama dalam perayaan Hari Lahan Basah Sedunia 2018, pergelaran Eco Fair tahun ini sudah memasuki tahun yang ke empat, dan pada tahun ini diberi tajuk “Lahan basah dan perkembangan kota yang berkesinambungan”. Kegiatan ini juga turut menyerukan agar dalam penataan kota, dapat turut serta memadukan pengelolaan sumber daya air, lahan hijau dan sistem ekosistim habitat yang ada, sehingga dapat menjadi mesin pendorong utama dalam hal menetralisir udara kota, menghindari bahaya bencana banjir dan mencapai target “Pengelolaan pembangunan kota yang berkesinambungan”.

        Dalam kata sambutannya, Walikota Taipei Ko Wen-je menyampaikan bahwa Taman Da An disebut sebagai paru-paru kota Taipei, yang menanggung tugas besar dalam hal menetralisir kualitas udara dan memiliki fungsi untuk penghijauan kota. Berkenaan dengan pemanasan global yang terjadi di seluruh dunia, maka perubahan suhu cuaca yang drastis akan memberikan ancaman bencana bagi sebuah kota, sehingga juga menjadi PR bagi seluruh kota di dunia. Bagaimana cara membangun sebuah kota yang kokoh, menjadi program penting pemerintah. Sementara itu taman Da An juga memiliki berbagai fungsi dalam tugas memperkokoh sebuah kota. Ke depannya, pemerintah akan terus meneruskan pembangunan sarana prasarana yang diprogramkan di dalam taman Da An, sehingga mampu menjadi sebuah kota yang ekologis bagi seluruh warga Taipei.

        Walikota Taipei Ko Wen-je mengatakan, “Ia memiliki kapasitas kemampuan mengurangi pm2,5, mengurangi polusi udara dan polusi suara, mengurangi efek pemanasan pulau. Untuk suhu yang tercatat dalam sebongkah batu bata, maka suhu batu bata yang ada di Taman Da An adalah yang terendah. Hal ini disebabkan karena banyaknya rumput dan kolam penampung air, sehingga bisa memberikan efek pengaruh terhadap pemanasan pulau yang tengah terjadi. Taman Da An menjadi titik dengan suhu yang terendah, ia juga mampu memperkokoh pembangunan penting yang tengah diberlangsungkan.”

        Kepala Pelaksana Friends of Daan Forest Park Foundation Kuo Chen-meng, menjelaskan bahwa Taman Da An juga mengusung program pengembalian habitat kunang-kunang dalam taman, dimana dalam taman Da An juga memiliki sumber daya yang berlimpah, dan suhu udara di dalam Taman Da An 1 derajat lebih rendah dibandingkan dengan di dalam kota. Ia berharap jika di kedepannya Eco Fair bisa menjadi sebuah trend baru dalam kehidupan penduduk kota.

Komentar

Terbarumore